Suara.com - Pemerintah Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, menutup sementara pelayanan di Kantor Camat Bukit Raya untuk sementara. Kantor Kecamatan itu ditutup menyusul adanya temuan baru tiga orang pegawainya yang positif COVID-19 pada Senin (22/6/2020) kemarin.
"Dinas Kesehatan hari ini langsung melakukan protokoler kesehatan menyemprotkan disinfektan di semua ruangan dan lingkungan Kantor Camat Bukit Raya dan rumah pegawainya yang positif," kata Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru dr. Zaini Rizaldy Saragih di Pekanbaru, Selasa.
Pihak puskesmas juga langsung melakukan penelusuran terhadap keluarga yang positif COVID-19 dan rekan kantornya.
"Tadi sudah dilakukan tes swab (usap) bagi keluarga yang positif dan rekan kerja di Kantor Camat Bukit Raya," katanya.
Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pekanbaru, kata Zaini Rizaldy, juga akan melihat perkembangan hasilnya ke depan. Jika jumlah kasus positif bertambah dari tiga orang yang sudah ditemukan itu, maka ada kemungkinan dilakukan tes usap massal di lingkungan Kantor Camat Bukit Raya.
Sementara itu Camat Bukit Raya Wahyu Idris mengatakan pelayanan kantor kecamatan ditutup hingga tiga hari ke depan. Penutupan pelayanan langsung perintah Wali Kota Pekanbaru Dr Firdaus MT.
"Tutup sementara selama tiga hari terhitung tanggal 23 sampai 25 Juni 2020," katanya.
Sebelumnya Pelaksana tugas Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru Muhammad Amin membenarkan ada tiga pegawai Kantor Camat Bukit Raya yang positif COVID-19 dari hasil penularan.
"Ini hasil penelusuran dari istri pasien COVID-19 asal Rumbai yang meninggal dunia belum lama ini yakni Tn NC (47)," katanya.
Baca Juga: Keren, Ini 5 Jenis Ventilator untuk Pasien Covid-19 Buatan Indonesia
Istri Tn NC positif yang bekerja di Kantor Camat itu menularkan pada dua rekan sekantornya yang berada dalam satu ruangan, demikian Muhammad Amin. (Antara)
Berita Terkait
-
Hal yang Harus Anda Lakukan Saat Tinggal Serumah Pasien Positif Covid-19
-
2 Pemain Positif Covid-19, Novak Djokovic Dimintai Pertanggungjawaban
-
Tes Usap Mandiri, Warga Afrika Selatan Positif Covid-19 di Batam
-
Sebanyak Lima Pasien Klaster Pedagang Ikan Dinyatakan Sembuh
-
Spanyol Kembali Buka Perbatasan ke Beberapa Negara Eropa
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!
-
Luput dari Pengawasan, Praktik Tak Manusiawi di Panti Disabilitas Mental Dilaporkan ke Mensos
-
Siap Berdebat dengan Menteri Pigai Soal HAM, Zainal Arifin Mochtar: Bukan Teoretis tapi Tagih Janji
-
Demo Mahasiswa di Mabes Polri saat Ramadan, Polisi Berpeci dan Bersorban Siap Bagi Takjil
-
Geger Mobil Dinas Rp8,5 M, Golkar "Semprot" Gubernur Kaltim: Ukur Kondisi Rakyat
-
Kecewa Tak Ditemui Kapolri, BEM UI dan Aliansi Mahasiswa Ancam Gelar Aksi Lebih Besar
-
Diskon Besar hingga Transportasi Gratis! Ini Fasilitas Mudik ke Jakarta yang Ditawarkan Pemprov DKI
-
Amnesty International Anggap Tuntutan Jaksa Terhadap Delpedro Cs Sebagai Operasi Pembungkaman Kritik
-
Anies Baswedan Soroti Keberhasilan Gerakan Rakyat di Ultah Pertama: Bukan Sekadar Papan Nama!