"Aku akan beristirahat dari sosial media selama beberapa hari setelah membuat video ini karena situasi saat ini benar-benar mengerikan," ujar Meyer menyoal respon-respon negatif dari warganet.
Pihak kelas berenang Sirip Kecil Lauri Armstrong menjelaskan bahwa apa yang mereka lakukan di kelas, termasuk melempar bayi ke kolam, merupakan hasil dari pengamatan kondisi sang bayi.
"Kami tidak memasukkan bayi sampai kami tahu mereka siap," katanya.
Kelas renang diadakan, ujar Armstrong, bertujuan mengajarkan anak-anak kecil untuk membalik jika mereka tenggelam dan mengambang dengan punggung, "mereka harus belajar untuk bangkit dan pulih sendiri."
Berdasarkan organisasi Pencegahan Anak Tenggelam (PPCD), tenggelam merupakan penyebab utama kematian anak-anak Amerika Serikat dengan usia di bawah empat tahun.
Salah satu pendiri PPCD, Jenny Bennett, mengatakan cukup terkejut saat menyaksikan video TikTok Meyer.
"Tidak terlalu tinggi saat anak dijatuhke ke air, tapi aku melihat di sejumlah fasilitas di mana anak dipegang terbalik dan dijatuhkan," kata Bennet.
"Itu sangat tidak realistis dan berpotensi menyebabkan bahaya," imbuhnya.
Pusat Penanganan dan Pencegahan Penyakit AS melaporkan sekita 1o anak meninggal dunia setiap harinya karena tenggelam.
Baca Juga: Rekor! Brasil Catat 42.725 Kasus Baru Corona Dalam 24 Jam
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Kisah Supriadi: Dulu Belajar Silvofishery ke Kalimantan, Kini Sukses Budidaya Nila di Lombok Timur
-
KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan
-
Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL
-
Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak
-
Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum
-
Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat
-
Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon
-
Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!
-
Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah
-
Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan