Suara.com - Politisi dari Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean melayangkan kritik terkait keikutsertaan anak-anak dan remaja dalam demo menolak Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) pada hari Rabu (24/6/2020).
Ia menilai bocah-bocah remaja tersebut telah diperdaya oleh para oknum yang tidak bertanggungjawab.
Menurut Ferdinand, mereka tidak mengetahui persis seluk-beluk penolakan RUU HIP namun ikut demo karena hasutan sejumlah pihak.
Hal tersebut ia ungkapkan melalui akun Twitter-nya @FerdinandHaean3. Ia merespon sebuah berita dari media online yang menjelaskan apabila para remaja tersebut ikut berdemo karena masjid Istiqlal diisukan akan ditutup.
"Betapa jahat dan betapa kotor otak dan hati siapapun yang telah memperdaya para remaja ini," kata Ferdinand via akun Twitter-nya @FerdinandHaean3.
Ia menilai para remaja tersebut masih dalam fase pencarian jati diri sehingga sangat tidak etis apabila mereka telah justru dihasut oleh isu-isu yang belum dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
"Mereka ajak remaja yang sedang melakukan pencarian jati diri tapi harus ditipu, dibohongi, dan diperdaya demi pelampiasan kebencian politik. Biadab!" tulis @FerdinandHaean3.
Cuitan ini sontak mengundang reaksi dari warganet. Mereka ikut prihatin dengan keikutsertaan para remaja dalam demo tolak RUU HIP tersebut. Salah satunya seperti yang diungkapkan oleh akun @anggit_pange.
"Ya ampun dek, siapa yang ceritain gitu? Itu juga ada yang bersyukur cuaca panas, karena virusnya bisa mati. Oalah pak," kata @anggit_pange.
Baca Juga: Bendera Partai Dibakar Penolak RUU HIP di DPR, PDIP Minta Pelaku Ditangkap
"Saya di Tangerang dan saya akui itu. Terkadang sedih melihat hal-hal macam ini," tulis @agus_4x.
Berita Terkait
-
Jansen: Apa Kabarmu Pagi Ini Pancasila? Semoga Dikau Baik-Baik Saja
-
Bendera PDIP Dibakar, Budiman: Jika Terprovokasi Urusannya Tak Cuma Tawuran
-
Viral Video Bakar Bendera PKI Saat Demo RUU HIP, Netizen: Dapet Dari Mana?
-
Bendera Partai Dibakar Pendemo Antikomunis di DPR, PDIP Siap Proses Hukum
-
Heboh Tagar #TurunTurunTurunJokowi, Ada Apa?
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk
-
Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim
-
Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial
-
1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?