Suara.com - FMP, remaja asal Kota Singkawang, Kalimantan Barat diringkus jajaran Polsek Sungai Pinyuh terkait kasus pembobolan brangkas masjid di wilayah Singkawang Tengah.
Penangkapan remaja berusia 15 tahun itu dilakukan di Penginapan Bulan Bintang Sungai Pinyuh, Rabu (1/7/2020) sekitar pukul 06.30 WIB.
Dikutip dari Suara Kalbar—jaringan Suara.com-Kamis (2/7/2020), setelah ditangkap, pelaku kemudian dijemput petugas Polsek Singkawang Tengah.
Kapolres Mempawah, AKBP Tulus Sinaga melalui Kapolsek Sungai Pinyuh Kompol M. Pangaribuan, membenarkan pelaku pencurian brangkas masjid di wilayah Kota Singkawang.
Menurut Pangaribuan, penangkapan FMP bermula dari kecurigaan tukang ojek berinisial BY (30) yang mengantarkan pelaku ke Penginapan Bulan Bintang Sungai Pinyuh.
Saat itu, BY secara tidak sengaja melihat FMP membawa uang dalam jumlah banyak.
Curiga dengan gerak-gerik FMP, si tukang ojek pun melapor ke Anggota Polsek Sungai Pinyuh.
Mendapatkan laporan itu, Panit II Reskrim Polsek Sungai Pinyuh Ipda Dewa Made Surita beserta Kanit SPKT Aiptu Gendut Irianto melakukan pengecekan.
Petugas mendatangi Penginapan Bulan Bintang yang menjadi tempat pelarian FMP.
Baca Juga: Terjerat Senar Layangan, Leher Pemotor Asal Sintang Kalbar Luka Cukup Parah
Setelah berkoordinasi dengan pemilik penginapan, petugas pun melakukan penggeledahan.
Dan benar saja, saat digeledah FMP dan barang bukti hasil kejahatannya berhasil ditemukan petugas. FMP pun tak dapat mengelak lagi.
Dia mengakui telah melakukan pencurian berangkas masjid di kawasan Singkawang Tengah beberapa waktu lalu.
Selain mengamankan FMP, polisi juga mendapatkan sejumlah barang bukti berupa uang tunai Rp 14.806.200, satu unit handphone, dua santer kepala dan kwitansi penginapan selama tiga hari sejak tanggal 30 Juni 2020.
Tak hanya itu, petugas juga menemukan bon pembelian perlengkapan mancing dengan total Rp 5.393.000.
Berita Terkait
-
BPS Kalbar Catat Makan Bergizi Gratis Ubah Pola Konsumsi, Tekan Beban Belanja Keluarga Miskin
-
Bersenjata Tajam hingga Alat Setrum, 15 WNA China Serang TNI di Kawasan Tambang Emas Ketapang
-
Adik JK Minta Pemeriksaan Kasus Korupsi Rp1,35 Triliun PLTU Kalbar Ditunda, Kenapa?
-
Termasuk Adik JK! Polri Gandeng PPATK Usut Aliran Uang Tersangka Korupsi PLTU Kalbar
-
Jadi Tersangka Korupsi Rp1,35 T, Intip Harta Halim Kalla: Aset di Mana-mana Sejak 2010
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
Mudik Aman dan Nyaman, BPJS Kesehatan Sediakan Layanan Gratis Bagi Pemudik
-
Siti Maimunah: Perlawanan Perempuan di Lingkar Tambang Adalah Politik Penyelamatan Ruang Hidup
-
Jusuf Kalla Ingatkan Dampak Perang Iran-Israel, Subsidi Energi dan Rupiah Terancam
-
Singgung KUHAP Lama, Kejagung Buka Peluang Kasasi atas Vonis Bebas Delpedro Cs
-
Selama Ramadan, Satpol PP DKI Temukan 27 Tempat Hiburan Malam Langgar Jam Operasional
-
Komnas HAM: Teror Air Keras ke Andrie Yunus Serangan terhadap HAM
-
Pecah Kongsi! AS Beri Waktu Seminggu ke Israel Selesaikan Perang Lawan Iran