Suara.com - Kehadiran kapal-kapal asing yang masuk wilayah perairan Natuna membuat politisi Partai Gerindra, Fadli Zon, meradang. Fadli menyebut bahwa masuknya kapal asing tersebut mengancam kedaulatan negara sekaligus melecehkan Indonesia.
Sebuah video yang menayangkan kehadiran kapal yang diduga berasal dari Vietnam di perairan Natuna ternyata tak hanya membuat geram mantan menteri Susi Pudjiastuti, namun juga anggota DPR RI Fadli Zon.
Fadli menyarankan agar ada tindakan tegas untuk mengusir kapal asing yang menangkap ikan di wilayah perairan Indonesia.
"Kalau benar kapal-kapal asing mulai masuk lagi wilayah perairan kita, ini ancaman kedaulatan sekaligus pelecehan terhadap eksistensi RI. Harus ada langkah berani usir mereka," tulis Fadli Zon seperti dikutip Suara.com, Jumat (3/7/2020).
Sebelum Fadli Zon, mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, sudah berulang kali mengungkapkan kekesalannya ketika melihat kapal asing mulai berani mencari ikan di wilayah perairan Natuna.
Susi juga menyayangkan longgarnya aturan soal izin kapal asing masuk ke Indonesia hingga menyebabkan nelayan Indonesia terancam. Susi lantas membagikan video yang ia dapatkan dari nelayan Natuna tentang masuknya kapal asing yang diduga dari Vietnam pada 19 Juni lalu.
Susi pun berharap ada pernyataan tegas dari Presiden Jokowi di masa lalu yang memerintahkan untuk menenggelamkan kapal-kapal asing yang masuk perairan Indonesia dan melanggar peraturan dengan mencuri ikan.
Berita Terkait
-
Ada Perwira di Pemerintahan, Fadli Zon: Bukan Dwifungsi Lagi, Multifungsi
-
Lututnya Sakit, Susi Pudjiastuti Tetap Semangat Siapkan Sarapan untuk Cucu
-
Ditentang Susi, Fahri Hamzah Malah Dukung Edhy Prabowo Ekspor Benih Lobster
-
Susi Protes Ekspor Benih Lobster, Menteri Edhy: Tinggal Tunggu Restu Jokowi
-
Tolak Ekspor Benih Lobster hingga Kapal Asing, Susi Pudjiastuti: No No No!
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Suap Ketua BEM UBK Coreng Wajah Gerakan Mahasiswa, Aktivisme Bayaran Jadi Penyakit Akut
-
Dini Hari Mencekam di Duren Sawit: Api Lahap Warung Kelontong, 18 Jiwa Nyaris Terpanggang
-
Anak Sekolah Rawan Terinjak di Demo Makan Gratis Batam: Siapa yang Harus Diseret ke Hukum?
-
Kecelakaan Truk di Flyover Tomang, Material Besi Berserakan Lumpuhkan Jalur
-
Israel Panik Ketegangan AS-Iran Mereda, Sebut Pejanjian Damai akan Untungkan Hizbullah
-
Wall Street Panik Ditinggal Gen Z? Eks Gubernur New York Dorong Saham AS Mudah Dibeli Warga Global
-
Prabowo Kunker ke Gorontalo Hadiri Puncak PENAS Petani dan Nelayan XVII 2026
-
Implementasi 'Menambang dengan Hati', NHM Sukses Fasilitasi Operasi Jantung Warga Doro di Jakarta
-
Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
-
Polda Jabar Libatkan Ahli Kejiwaan untuk Dalami Kondisi Psikologis Taufik Hidayat