Suara.com - Acara pernikahan dengan mahar atau mas kawin tak biasa kembali membuat riuh jagat media sosial. Kali ini, seorang pemuda memberikan mahar sandal jepit dan segelas air kepada perempuan idamannya.
Dari informasi yang beredar, pemuda itu adalah Yudi, seorang warga Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Ia baru saja mempersunting kekasihnya yang bernama, Helmi.
Keduanya melangsungkan pernikahan pada Jumat (3/7/2020) lalu dan seketika menjadi pusat perhatian lantaran Yudi memberikan mas kawin antimainstream.
Hal itu ditunjukkan lewat video yang beredar di media sosial seperti yang dibagikan kanal YouTube LOMBOK INSPIRATIF.
Tampak Yudi yang memakai kemeja putih dan peci hitam hendak melaksanakan akad nikah di depan penghulu.
Sementara Helmi yang mengenakan baju dan kerudung merah muda duduk di samping calon suaminya.
Mulanya Yudi terlihat gugup saat dituntun penghulu untuk mengucapkan ijab kabul.
Tak berselang lama, wali dari mempelai wanita kemudian melafalkan ijab kabul sembari menyalami tangan Yudi.
Saat itu juga Yudi dengan lancar menirukan lafal ijab kabul, "Saya terima kawinnya Helmi dengan mas kawin sandal jepit sepasang dan air segelas," ucap Yudi.
Baca Juga: Insentif Tak Pasti, Tenaga Medis di Cianjur Gadaikan Motor Hingga Mas Kawin
Keduanya pun akhirnya menjadi sepasang suami istri setelah penghulu dan para wali nikah berucap "Sah".
Selepas itu, Yudi menyerahkan mas kawin berupa sandal jepit dan segelas air kepada Helmi.
"Aku serahlan mas kawin untuk kamu sandal jepit sepasang dan air segelas," ucap Yudi sembari memberikan mas kawin.
Mempelai wanita pun kemudian terlihat meminum air yang diberikan lalu mencium tangan suaminya.
Kontan saja, ulah tersebut membuat tamu undangan riuh. Sebagian dari mereka terlihat berebut untuk mengabadikan foto pengantin baru.
Sementara warganet yang menyaksikan video viral pernikahan Yudi dan Helmi tampak tak kalah dibuat salah fokus dengan mas kawin yang diberikan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Kasus Korupsi Minyak Pertamina, Edward Corne Divonis 10 Tahun Penjara
-
Anggota Komisi VI Kaget Tahu Impor Mobil India dari Media: Semestinya Dibahas Dulu di DPR
-
Bye-bye Tiang Monorel! Rasuna Said Bakal Punya Trotoar Estetis dan Jalur Sepeda Modern
-
Jateng Ribut Pajak Kendaraan Naik, Jabar Adem Ayem: Dedi Mulyadi Justru Turunkan Tarif
-
Bawa Reserse dan Labfor, Kapolda Riau Cek Lokasi Penemuan Anak Gajah Mati di Tesso Nilo
-
Dari Konten Fungsi Helm ke Teror Digital: Mengapa Petugas Damkar Depok Diincar dan Diintimidasi?
-
Tok! Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Riva Siahaan Divonis 9 Tahun Penjara Kasus Korupsi Minyak
-
Menkeu Purbaya Dapat Gift Paus Saat Live TikTok, KPK: Kalau Ragu Lapor, Ingat Jenderal Hoegeng
-
Kekerasan Terus Berulang, Peneliti BRIN Minta Berhenti Gunakan Kata Oknum untuk Polisi Bermasalah
-
Viral "Cukup Aku WNI", Dirjen AHU: Orang Tua Tak Bisa Sepihak Ganti Status Kewarganegaraan Anak