Suara.com - Sejumlah elemen umat Islam yang tergabung dalam Aliansi Nasional Anti Komunis (Anak NKRI) Sumatera Utara menggelar apel siaga ganyang komunis, Minggu (5/7/2020). Acara tersebut berlangsung di kawasan Lapangan Merdeka, Medan.
Seperti diberitakan Kabarmedan.com - jaringan Suara.com, massa membawa berbagai bendera organisasi. Mereka juga membawa poster-poster bertuliskan ganyang komunis gaya baru, tolak RUU Haluan Ideologi Pancasila.
Dalam aksinya, massa juga membakar poster bergambar babi bermoncong putih dan palu arit. Mereka juga membakar replika bendera PKI sebagai bentuk penolakan RUU HIP.
Koordiantor AnaK NKRI Sumut, H Tumpal Panggabean menilai, RUU HIP telah menciderai perundang-undangan yang ada di Indonesia.
“Kita tidak habis pikir apa yang ada dipikiran para inisiator RUU HIP ini. Ini tentunya menjadi catatan bahwa DPR RI abai dengan kondisi bangsa ini,” katanya.
“Secara tidak langsung mereka membiarkan ideologi PKI muncul dan mereka akan menjadikan sebuah UU. Berarti penguatan ideologi PKI tersebut dilakukan secara terencana. Ini terbukti dengan adanya RUU HIP,” ujarnya.
Berita Terkait
-
Gelar Apel Ganyang Komunis, Massa Berkerumun di Tengah Corona
-
Panglima FPI: Apel Siaga Ganyang Komunis akan Diikuti Ribuan Orang
-
PA 212 Mau Demo Lagi Besok, Polda: Misal Bakar-bakaran, Pasti Kami Tangkap
-
Fakta di Balik Perempuan Pakai Kaus Palu Arit, Dikirim dari Luar Negeri
-
Cerita Perempuan Pandeglang Pakai Kaos Palu Arit hingga Didatangi FPI
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Bareskrim Bongkar Gudang Ponsel Ilegal di Sidoarjo, Satu Truk Barang Bukti Disita
-
Sasar Pelanggan Kategori 2A, PAM Jaya Distribusikan Puluhan Toren untuk Ibu-ibu di Koja
-
Terisak Merasa Dikambinghitamkan, Ibam: Niat Bantu Nadiem Malah Dikriminalisasi 22 Tahun
-
Analis Masih Yakin Amerika Kalah Perang dengan Iran Meski dengan Bom
-
Terima Telepon PM Albanese, Prabowo Bahas Ekspor Pupuk Urea ke Australia
-
Warga Ciduk Pengguna Sabu Mondar-mandir saat Cari Ikan Sapu-sapu, Sempat Disuruh Tiduran di Got
-
LPG 12 Kg Melejit Rp228 Ribu, Pemprov DKI Perketat Pengawasan 'Eksodus' ke Gas Melon
-
Longsor Jadi Peringatan, DPRD DKI Percepat Pembenahan TPST Bantargebang
-
Pakar: Penegakan Hukum Jadi Kunci Tekan Rokok Ilegal
-
Rosan Roeslani Lapor ke Prabowo: Investasi Kuartal I 2026 Tembus Rp498,79 Triliun