Suara.com - Berbagai elemen organisasi kemasyarakatan islam menggelar upacara bertajuk Apel Siaga Ganyang Komunis, di Lapangan Ahmad Yani, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Minggu (5/7/2020). Acara dihadiri Front Pembela Islam (FPI), Persaudaraan Alumni atau PA 212, hingga Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama ini digelar di tengah merebaknya virus corona Covid-19.
Pantauan Suara.com, acara yang digelar pukul 13.00 WIB ini sudah diramaikan massa dari berbagai elemen itu. Bahkan jumlahnya cukup banyak hingga banyak yang memilih berada di luar.
Upacara digelar seperti pada umumnya dengan peserta upacara dan perangkat upacara lainnya seperti komandan inspektur.
Lapangan tersebut beserta tribun terlihat hampir penuh. Di pintu gerbang juga dijaga oleh sejumlah anggota ormas.
Upacara di tengah terik matahari ini menarik perhatian warga sekitar. Mereka terlihat membuat banyak kerumunan di bagian luar lapangan.
Tak hanya para anggota ormas, para pedagang juga mengambil kesempatan untuk berjualan di acara ini. Banyak orang-orang yang memilih untuk jajan sambil melihat upacara ini.
Kebanyakan dari para anggota ormas terlihat menggunakan masker. Namun ada beberapa saat ketika berkerumun mereka membuka masker sambil berbincang dan merokok.
Selain itu tak terlihat mereka menjalankan keseluruhan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Banyak dari mereka berfoto sambil berdempetan.
Jaga jarak juga tak terlihat dijalankan dengan baik. Bahkan peserta upacara di lokasi juga tak menjaga jarak seperti yang sudah diimbau.
Baca Juga: Tak Setuju Kalung Eukaliptus Disebut Antivirus Corona, Pakar: Butuh Riset
Koordinator acara Apel Siaga Ganyang Komunis, Maman Suryadi mengklaim setidaknya ada sekira 5.000 peserta yang akan mengikuti acara tersebut.
"Yang akan hadir dari berbagai ormas-ormas kemasyarakatan, insyaallah estimasi Apel Siaga kurang lebih 5.000 personil, bahkan lebih," kata Maman saat dikonfirmasi, Minggu (5/7/2020).
Panglima FPI tersebut merincikan acara Apel Siaga Ganyang Komunis akan diawali dengan upacara, kemudian gelar pasukan, pembacaan teks Pancasila, pembacaan lagu Indonesia Raya dan sambutan dari inspektur upacara. Apel akan diakhiri dengan pembacaan doa untuk keselamatan bangsa.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tak mempermasalahkan adanya demonstrasi di tengah merebaknya virus corona Covid-19. Namun ia meminta para demonstran untuk menaati protokol pencegahan penularan corona.
Beberapa hari kebelakang memang demonstrasi kerap terjadi di depan instansi pemerintah di ibu kotam. Mulai dari orang tua murid yang protes PPDB hingga demo PA 212 yang menentang RUU HIP.
Kendati demikian, ia tak memungkiri demonstrasi yang membuat orang berkerumun memiliki potensi penularan corona yang tinggi. Namun ia tetap mengizinkannya dengan syarat menerapkan protokol.
"Unjuk rasa dan lain-lain ini harus dipastikan harus ikuti protokol jaga jarak karena risiko besar," ujar Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (1/7/2020).
Berita Terkait
-
Polisi Sita KTP Pelanggar Protokol Kesehatan di Kabupaten Malang
-
Bupati Banyuwangi: Pariwisata Dulu yang Dijual Harga, Sekarang Kesehatan
-
Umat Katolik di Kupang Kembali Beribadah di Gereja
-
Wisata Kembali Dibuka, Azwar Anas: Sanksi Tegas Pengusaha Langgar Protokol
-
Panglima FPI: Apel Siaga Ganyang Komunis akan Diikuti Ribuan Orang
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Tegas! UAD Berhentikan Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual di Lokasi KKN
-
Minyak Sawit Jadi Primadona Ekspor Riau, Tiongkok Peminat Terbesar
-
Cara Terbaik Mencegah Anak Kelaparan adalah Menyejahterakan Orang Tuanya
-
Tuchel Soroti Aroma Takhayul di Balik Jersi Biru Hitam Argentina vs Inggris
-
Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
-
Polisi Buru Pelaku Pembuangan Bayi di Grand Wisata Bekasi
-
50 Tahun Menanti, Warga Bumi Tridharma Jaksel Akhirnya Dapat Titik Terang Sertifikat Tanah
-
Dugaan Warga Sleman Jadi Korban Mafia Tanah, Kantor Pertanahan Ungkap Temuan Ini
-
Babak Baru Polemik Jabatan Sekda Kota Tangsel, Ansor Jalani Persidangan di PTUN
-
Bandara Husein Sastranegara Segera Aktif Lagi, Farhan Sebut Bakal Layani 11 Rute