Suara.com - Pedagang buah durian di Malaysia kedapatan berbuat nakal dengan mematok harga sesuai dengan mobil yang dibawa oleh para pembeli.
Menyadur World Of Buzz, Senin (6/7/2020), Departemen Perdagangan Dalam Negeri dan Urusan Konsumen (KPDNHEP) Pahang Ahmad Fitri Ali menjelaskan bahwa ada insiden di mana penjual durian mematok harga berdasarkan mobil yang digunakan pembeli.
Para penjual mencoba mengambil keuntungan dari musim durian yang saat ini sedang berlangsung di sejumlah wilayah Malaysia.
Menurut Harian Metro, penjual durian yang tidak memasang label harga pada durian mereka cenderung mengandalkan jenis kendaraan pelanggan sebagai tolak ukur untuk menetapkan harga.
Jadi jika ada pembeli yang mengendarai mobil mewah, harga durian bisa naik dua hingga tiga kali lipat.
"Untuk memastikan bahwa penjual serakah tidak mengambil keuntungan dari konsumen, KPDNHEP akan mencari semua penjual durian di Kuantan, Jerantut, Bentong, Lipis, Raub dan Temerloh," jelas KPDNHEP dikutip dari World Of Buzz.
"Kami akan mengeluarkan denda sekitar 1000 ringgit (sekitar Rp 3,3 juta), sesuai dengan pasal 3 (1) Price Control Act 1993, jika mereka tidak memberikan label harga untuk barang-barang mereka." tambahnya.
Pemantauan lebih lanjut juga akan dilakukan untuk memastikan bahwa timbangan yang digunakan oleh penjual dapat tidak rusak.
Sejauh ini satu penjual telah dihukum karena tidak menunjukkan harga barang, sementara tiga penjual lainnya dihukum karena menggunakan timbangan rusak.
Baca Juga: Terungkap Izin Terbang Abal-abal, Malaysia Tangguhkan Pilot dari Pakiskan
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan
-
Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL
-
Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak
-
Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum
-
Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat
-
Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon
-
Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!
-
Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah
-
Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan
-
Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi