Suara.com - Biaya menambal ban kendaraan yang bocor biasanya cukup murah. Namun, hal tersebut tak didapatkan oleh seorang warganet yang menceritakan pengalamannya membayar biaya tambal ban sebesar Rp 600 ribu.
Kisah tersebut viral usai sang pengemudi mobil membagikan ceritanya lewat media sosial. Melalui akun Instagram-nya @chieagoestine, ia pun menjelaskan kronologi awal mula ia dikenai tagihan sebesar Rp 600 ribu.
"Jadi, itu saya berencana nambal ban serep yang bocor sekaligus mengganti posisi ban depan dengan ban serep. Satu ban saja yang bocor itu pun bocor halus karena ada paku kecil yang tertancap," kata @chieagoestine mengawali kisahnya lewat fitur InstaStory.
Sebelum diproses, ia bercerita jika dirinya sempat ditawari untuk mengganti ban yang bocor dengan ban baru. Namun, karena biaya untuk membeli ban baru dikenai harga Rp 500 ribu, maka ia urung melakukannya. Warga Banyuwangi itu pun memutuskan untuk menambalnya saja.
"Mas bengkel nawari ganti ban second seharga Rp 500 ribu, saya nggak mau dan bilang tambal saja mas, nanti saja mau saya ganti baru semua," kata @chieagoestine.
Namun, betapa kaget dirinya karena setelah proses pengerjaan selesai, ternyata tagihan yang dikenakan pihak bengkel melonjak sebesar Rp 600 ribu. Jumlah tersebut bahkan lebih besar dibanding biaya pembelian ban baru.
Kesal dengan hal tersebut, ia kemudian menceritakan peristiwa yang baru saja ia alami lewat Instagram. Akun @chieagoestine merasa kecewa dengan bengkel tersebut lantaran tak ada pemberitahuan perkiraan biaya di depan.
"Saya bilang iya. Tanpa memberitahu harga merapikan dengan silikon," katanya.
Baca Juga: Tambal Ban Bocor di Banyuwangi Bayar Rp 600 Ribu, Begini Ceritanya
Berita Terkait
-
Tambal Ban Bocor di Banyuwangi Bayar Rp 600 Ribu, Begini Ceritanya
-
Deretan Kelakuan Kocak Tukang Tambal Ban, Asli Bikin Geleng-geleng Kepala
-
Terancam Bangkrut Imbas Corona, Tukang Tambal Ban Terpaksa Jual Motor
-
Bikin Selalu Waspada, Biaya Ganti Ban Kendaraan ini Seharga Toyota Avanza
-
Kocak! Typo di Papan Tulisan Ini Bikin Bingung
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
KPK Sampai Kejar-kejaran, Terungkap Nego Suap Sengketa Lahan di PN Depok dari Rp1 M Jadi Rp850 Juta
-
Penampakan Isi Tas Ransel Hitam Berisi Rp850 Juta, Bukti Suap Sengketa Lahan di PN Depok
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian