News / Internasional
Selasa, 07 Juli 2020 | 12:26 WIB
Emmanuel Macron. [shutterstock]

Suara.com - Presiden Prancis Emmanuel Macron melakukan reshuffle kabinet dan mencopot beberapa menteri bermasalah. Menyadur Channel News Asia pada Selasa (7/7/2020), ada tiga menteri yang aman dari perombakan.

"Menteri Luar Negeri Jean-Yves Le Drian, Menteri Pertahanan Florence Parly dan Menteri Ekonomi Bruno Le Maire semuanya tetap di pos mereka," kata pembantu presiden Alexis Kohler pada wartawan di Istana Elysee.

Resuffle ini dimulai dari PM Edouard Philippe yang dicopot pada Jumat (03/07/2020). Ia digantikan oleh Perdana Menteri baru Jean Castex.

Menteri dalam negeri Christophe Castaner digantikan oleh Gerald Darmanin yang sebelumnya menjabat menteri anggaran. Castaner bermasalah karena dugaan rasisme dan kekerasan di antara pasukan polisi.

Posisi Gerald Darmanin tetap kuat meskipun pada tahun 2009 pernah ada dugaan perkosaan, saat seorang wanita minta bantuan Darmanin untuk menghapus catatan kriminal.

Darmanin membantah tuduhan itu dan dakwaannya dibatalkan pada 2018. Awal tahun ini, hakim memberi perintah untuk membuka kembali kasus tersebt dan melakukan penyelidikan kembali.

Presiden Prancis, Emmanuel Macron. [Ian LANGSDON / POOL / AFP]

Sementara itu, menteri lingkungan Elisabeth Borne akan digeser sebagai menteri tenaga kerja dan posisinya digantikan oleh Barbara Pompili.

Pompili menghadapi tugas berat untuk meyakinkan pemilih Macron terkait keseriusannya pada lingkungan setelah Ekologi Eropa, The Greens (EELV).

Kejutan perombakan paling besar datang ketika pengacara kriminal Prancis Eric Dupond-Moretti ditunjuk sebagai menteri kehakiman. Namanya melejit berkat rekornya dalam memenangkan pembebasan kliennya.

Baca Juga: Istana Redam Isu Reshuffle, LP3ES: Jokowi Lemah di Hadapan Koalisi Oligarki

Olivier Veran yang dinilai buruk dalam penanganan virus corona di Perancis masih bertahan sebagai menteri kesehatan.

Menurut pembantu presiden Alexis Kohler, deretan nama dalam reshuffle kabinet ini berdasarkan proposal yang diajukan PM Prancis yang baru, Jean Castex.

Load More