Suara.com - Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) Gelora Bung Karno (GBK) menjadi sasaran aksi vandalisme atau pengrusakan fasilitas pada Selasa (8/7/2020) malam. Pelaku aksi ini lantas tengah diburu oleh petugas.
Aksi vandalisme ini mulanya beredar di media sosial melalui akun instagram @jktinformasi. Terlihat ada dua foto pengrusakan pada JPO desain unik itu yang diunggah akun tersebut.
Foto pertama menampilkan coretan warna hitam di tembok JPO yang bertuliskan "Bagimu Strategi, Bagiku Gimmick."
Diketahui JPO GBK adalah salah satu dari beberapa fasilitas penyebrangan yang direnovasi aga bisa menjadi lokasi swafoto. Tujuannya agar mendorong masyarakat lebih nyaman saat berjalan kaki.
Lalu pada unggahan foto ke dua terlihat pengrusakan dengan mematahkan pegangan jalan yang terbuat dari kayu.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Pusat Bernard Tambunan mengatakan pihaknya masih menelusuri kejadian ini. Jika nantinya sudah diketahui siapa pelaku aksi vandalisme ini, pihaknya akan segera menangkapnya.
"Pelaku lagi kami cari," ujar Bernard saat dihubungi, Rabu (8/7/2020).
Bernard mengatakan pihaknya saat ini masih terkendala pemeriksaan CCTV di lokasi. Karena itu ia tengah melakukan koordinasi dengan Dinas Perhubungan untuk membantunya.
"(CCTV) lagi dicari anggota kami. Sudah ngomong ke Dishub agar diselidiki CCTV-nya," jelasnya.
Baca Juga: Rusak Fasilitas, JPO GBK Dicorat-coret Pelaku Misterius
Untuk tempat yang dirusak, Bernard menyebut pihaknya sudah meminta agar segera diperbaiki. Pihak Dinas Bina Marga beserta Kelurahan setempat tengah menanganinya.
"Kami sudah ngomong ke Lurah biar dibersihin Bina Marga. Kami lagi selidiki ini. Kalau ketangkap pasti kami tindak," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Viral Spanduk 'TNI Pembunuh' di JPO Jakarta, Satpol PP: Hanya Konten, Langsung Dibongkar
-
JPO Sarinah Selesai Direvitalisasi, Pemprov DKI Bidik Opsi Integrasi Langsung ke Pusat Perbelanjaan
-
JPO Sarinah Segera Dibuka Akhir Februari 2026, Akses ke Halte Jadi Lebih Mudah!
-
Sisi Gelap Penjarahan Fasilitas Jakarta: Antara Desakan Perut Urban dan Lemahnya Sistem Pengawasan
-
JPO Sarinah Dibangun Kembali, Siap Jadi Koridor Ramah Pejalan Kaki di MH Thamrin
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Gempa M 7,6 Guncang Sulut - Malut, 2 Warga Manado Jadi Korban
-
Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi, 12 Orang Luka Bakar hingga 70 Persen
-
Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi, Warga Terdampak Didata
-
Gudang Elpiji di Bekasi Meledak dan Terbakar, Warga Panik Berhamburan
-
Usai Akui Ijazah Jokowi Asli, Pelapor Sepakat RJ Rismon, Kasus Segera SP3?
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
9.401 Peserta BPJS PBI Tak Terlacak dan 3.934 Lainnya Telah Meninggal, Mensos Beri Penjelasan
-
Efisiensi Anggaran, Gus Ipul Ajak Pegawai Kemensos Naik Kendaraan Umum hingga Sepeda Sekali Sepekan
-
Viral! Wartawan Diculik dan Diperas Oknum Mengaku Polisi di Bekasi, Saldo Rp13 Juta Ludes
-
Menteri Hukum Serahkan 146 Sertifikat KI, Lindungi Warisan Budaya Bali