- Mahasiswa Universitas Trisakti membentangkan spanduk protes pelanggaran HAM terkait TNI di JPO Gatsu Benhil, Jakarta, pada Selasa malam.
- Aksi tersebut dilakukan sebagai konten media sosial untuk menuntut Presiden Prabowo Subianto membentuk TGPF pengusutan kasus pelanggaran HAM.
- Kasatpol PP DKI Jakarta mengonfirmasi massa segera membubarkan diri setelah membuat konten dan lokasi kini dipastikan sudah bersih.
Suara.com - Jagat media sosial tengah dihebohkan dengan beredarnya sebuah video viral yang memperlihatkan aksi sekelompok orang membentangkan spanduk bernada protes di sebuah jembatan penyeberangan orang (JPO) di Jakarta.
Berdasarkan rekaman yang beredar, aksi tersebut dilakukan di JPO yang berlokasi dekat dengan Halte Transjakarta Gerbang Pemuda pada waktu malam hari.
Spanduk berukuran besar tersebut memuat pesan kritis yang sangat tajam terkait sejumlah dugaan kasus pelanggaran HAM masa lalu yang menyeret nama institusi TNI.
Narasi dalam spanduk tersebut secara eksplisit bertuliskan "TAUKAH KALIAN KALAU TNI KITA PEMBUNUH!" dengan rincian kasus mulai dari tragedi Marsinah, Trisakti, Semanggi I dan II, hingga yang terbaru Andrie Yunus.
Tak hanya itu, terdapat poin tuntutan yang ditujukan kepada Presiden Prabowo Subianto agar segera membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta atau TGPF untuk mengusut tuntas kasus-kasus pelanggaran HAM, termasuk yang dialami Wakil Koordinator KontraS tersebut.
Aksi ini disinyalir merupakan bentuk kampanye kesadaran publik yang diinisiasi oleh mahasiswa Universitas Trisakti, merujuk pada unggahan akun media sosial "Kepresma Usakti".
Video dokumentasi tersebut dikemas secara dramatis dengan tambahan tulisan overlay besar berwarna merah, yang mempertegas pesan protes di tengah arus lalu lintas ibu kota.
Menanggapi viralnya pemasangan spanduk di ruas jalan protokol, Kasatpol PP DKI Jakarta, Satriadi Gunawan memberikan penjelasan terkait peristiwa yang terjadi di lapangan.
Satriadi mengonfirmasi bahwa lokasi pengambilan gambar memang berada di ruas jalan protokol yang mengarah ke Semanggi pada Selasa (31/3/2026) malam.
Baca Juga: Lapangan Padel 'Bodong' Menjamur di Jakarta, Satpol PP Siap Bertindak
"Itu titik lokasinya di JPO Gatsu Benhil, mengarah ke Semanggi," ujarnya saat dikonfirmasi Suara.com, Rabu (1/4/2026).
Menurut pantauan petugas di lapangan, massa aksi langsung membereskan perlengkapannya sesaat setelah proses pengambilan gambar konten selesai dilakukan.
"Semalam mereka cuma buat konten aja. Nggak sampai dipasang, selesai bikin konten langsung di take out," papar Satriadi.
Kehadiran petugas patroli di lokasi juga disebut membuat kelompok orang yang membentangkan spanduk segera membubarkan diri dari area jembatan penyeberangan.
"Tadi malam waktu petugas patroli, pas mau dilakukan peneguran, mereka juga sudah langsung bubar," tutur Satriadi lagi.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di titik lokasi dipastikan sudah bersih dari atribut spanduk. "Tadi pagi, kami cek sudah tidak ada," pungkas Satriadi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi