- Lift di JPO Lenteng Agung, Jakarta Selatan, tidak berfungsi karena kerusakan komponen yang saat ini sedang menunggu penggantian.
- Kendala teknis tersebut menyulitkan kelompok rentan seperti lansia dan penyandang disabilitas saat harus menyeberang menggunakan tangga manual.
- Dinas Bina Marga DKI Jakarta sedang memproses perbaikan segera setelah suku cadang tersedia guna memulihkan aksesibilitas bagi masyarakat.
Suara.com - Fasilitas lift pada dua Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) ikonik di Jakarta Selatan, yakni JPO Tapal Kuda Lenteng Agung dan JPO Poltangan tengah menjadi sorotan karena kondisinya yang seakan terbengkalai.
Kabar mengenai tidak berfungsinya infrastruktur modern tersebut viral setelah diunggah oleh akun media sosial @liputanwargajakarta baru-baru ini.
Berdasar pantauan Suara.com saat coba mendatangi JPO Lenteng Agung pada Selasa (7/4/2026), area lift memang tampak tertutup seperti gambaran dalam video yang beredar.
Panel indikator digital tanda lift berfungsi juga sama sekali tidak menunjukkan adanya aktivitas mesin.
Selain tidak berfungsi, terdapat coretan-coretan di salah satu bagian dekat pintu lift, yang membuat estetika bangunan yang dibangun pada era Gubernur Anies Baswedan ini kian memudar.
Akibat kendala teknis ini, masyarakat terpaksa kembali mengandalkan tangga manual yang cukup tinggi untuk menyeberang jalan.
Beban ini tentu dirasakan sangat berat bagi pejalan kaki, khususnya para lansia, ibu hamil, serta penyandang disabilitas yang sangat bergantung pada akses lift.
Menanggapi keluhan masyarakat soal kondisi dua JPO ikonik tersebut, Dinas Bina Marga DKI Jakarta memberikan penjelasan resmi mengenai status operasional lift di lokasi terkait.
Kepala Pusat Data dan Informasi Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Siti Dinarwenny menjelaskan kondisi terkini di JPO Tapal Kuda Tanjung Barat.
Baca Juga: Sempat Diadang Warga Lenteng Agung, TNI AD: Itu Penertiban Aset Negara, Bukan Sengketa Lahan
"Dari hasil pemeriksaan, dapat dipastikan lift di JPO Tanjung Barat berfungsi secara normal dan dapat digunakan masyarakat sesuai jam operasional," kata Wenny dalam keterangan tertulisnya.
Namun, Dinas Bina Marga DKI membenarkan bahwa memang terdapat kerusakan teknis pada lift di JPO Lenteng Agung, Jakarta Selatan.
Fasilitas di lokasi tersebut dipastikan tidak dapat beroperasi, karena adanya komponen atau spare part yang mengalami kerusakan dan membutuhkan penggantian.
"Adapun pengadaan spare part lift yang rusak saat ini tengah dalam proses pemesanan," lanjut Wenny, memberikan penjelasan terkait kendala perbaikan.
Dinas Bina Marga DKI menjamin bahwa proses perbaikan akan dilakukan sesegera mungkin setelah suku cadang yang dibutuhkan sudah tersedia.
Mereka juga menyampaikan permohonan maaf kepada publik atas ketidaknyamanan yang dialami oleh para pengguna fasilitas penyeberangan tersebut.
Wenny menekankan, aspek aksesibilitas bagi kelompok rentan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap perawatan infrastruktur kebinamargaan di Jakarta.
“Kami mengapresiasi partisipasi dan kepedulian masyarakat terhadap kondisi fasilitas umum,” pungkasnya menutup keterangan tertulis yang disampaikan kepada awak media.
Berita Terkait
-
Sempat Diadang Warga Lenteng Agung, TNI AD: Itu Penertiban Aset Negara, Bukan Sengketa Lahan
-
Viral Spanduk 'TNI Pembunuh' di JPO Jakarta, Satpol PP: Hanya Konten, Langsung Dibongkar
-
Viral Aksi Cabul Maling di Jagakarsa: Mondar-mandir Sambil Masturbasi Lalu Gondol Komponen Mobil
-
Hujan dan Angin Kencang, Satu Pengendara Motor Tewas Tertimpa Pohon Tumbang di Lenteng Agung
-
JPO Sarinah Selesai Direvitalisasi, Pemprov DKI Bidik Opsi Integrasi Langsung ke Pusat Perbelanjaan
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Dittipideksus Bareskrim Bongkar Sindikat Penyelundupan Bawang Ilegal Asal Malaysia
-
MAKI Ungkap Alasan Korupsi Tambang Bauksit Aseng Mulus Bertahun-tahun: Ada Beking Pejabat!
-
Ratusan Ponsel Pelaku Begal Diperiksa, Polda Metro Jaya Dalami Jaringan
-
Viral Mobil Porsche Gunakan Pelat Dinas Mabes TNI, Kapuspen Duga Palsu
-
ShopeeVIP Gandeng Duolingo, Bikin Belanja Lebih Hemat & Upgrade Diri Lebih Menyenangkan
-
Plot Twist Muse Model Ngaku Dibegal di Jakbar, Hasil Visum: Itu Bisul Meletus
-
Airlangga: Kebijakan DHE dan Ekspor via Danantara Mulai Berlaku 1 Juni 2026
-
Jakarta Dikepung 24 Ribu CCTV, Polda Metro Jaya: Penjahat Tak Punya Ruang Gerak!
-
Bersih-bersih Jakarta! Polda Metro Jaya Tangkap 173 Bandit Jalanan, Sita 8 Senjata Api
-
Banten Daerah Industri, Marinus Gea Desak Program HAM Fokus Lindungi Hak Buruh