Suara.com - RN (26), seorang ibu muda warga RT 02/RW 05 Jalur 11 Desa Sari Makmur, Kecamatan Pangkalan Lesung, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau ditemukan tewas dalam kondisi terbakar pada Rabu (8/7/2020) dini hari sekitar pukul 04.15 WIB.
Korban ditemukan dalam kondisi sudah hangus di bawah pohon sawit yang berada di belakang rumah orang tuanya. Korban diduga bunuh diri dengan cara membakar dirinya, karena di dekat diri korban ditemukan barang bukti berupa sebuah mancis atau korek api warna putih, bekas baju terbakar warna biru, bekas jerigen terbakar. Di bagaian fisik korban ditemukan perhiasan milik korban berupa kalung, cincin dan anting.
Kapolres Pelalawan AKBP Indra Wijatmiko, S.Ik, melalui Kasubbag Humas Polres Pelalawan IPTU Edi Haryanto, membenarkan perihal penemuan mayat ibu muda tersebut.
Dari kejadian itu, Kapolsek Pangkalan Lesung AKP Nazaruddin, SE sebelumnya mendapatkan laporan dari Bhabinkamtibmas Desa Sari Makmur, AIPDA P. Harahap perihal adanya warga yang meninggal karena bunuh diri.
Mendapat laporan tersebut, Kapolsek langsung memerintahkan Unit Reskrim Polsek Pangkalan Lesung dan piket SPK untuk ke tempat kejadian perkara (TKP). Dan sesampainya di TKP, tim melihat korban dalam kondisi sudah dibungkus dengan kain dan diletakkan di ruang rumah orang tua korban.
"Dengan disaksikan oleh pihak keluarga dan pihak desa serta tokoh masyarakat, tim meminta kepada keluarga untuk membuka kain pembungkus mayat tersebut, dan setelah di cek bahwa benar korban sudah dalam kondisi hangus dan tegang," ujar Edi sebagaimana dilansir Riauonline.co.id (jaringan Suara.com), Kamis (9/7/2020).
Kemudian, tim melakukan pengecekan TKP, korban diduga membakar diri tepatnya di dekat batang sawit di belakang rumah yang hanya berjarak sekitar 10 meter dari rumah, dan di TKP ditemukan barang bukti. Kemudian korban dibawa ke Puskesmas Pangkalan Lesung guna dilakukan visum.
Menurut keterangan saksi 1 yang merupakan bapak kandung korban, saksi terbangun pada pukul 04.00 WIB dan mendengar anak dari korban yang masih bayi menangis, kemudian ia menanyakan kepada saksi 2 (ibu kandung korban) keberadaan RN, dan dijawab ibu korban mungkin sedang buang air.
Bapak korban berusaha memanggil dan mencari ke kamar mandi, namun korban tidak ditemukan. Kemudian ia berusaha mencari keluar rumah, saat berada di belakang rumah, saksi melihat ada sesosok mayat yang telah tergeletak di dekat pohon sawit.
Baca Juga: Tewas Tergantung, AG Tambah Daftar Panjang Kasus Bunuh Diri Gunungkidul
Dan ketika didekati bapak korban terkejut bahwa mayat tersebut merupakan anaknya, RN sudah dalam kondisi hangus, dan di dekat korban ada bau bensin yang menyengat serta ada bekas jeregen bensin dan mancis. Kemudian saksi memberitahukan kepada warga.
"Menurut keterangan ibu korban, beberapa hari belakangan, korban sering termenung tidak seperti biasa, namun tidak ada tingkah laku yang aneh lainnya. Namun korban sering menyendiri, dan setelah ditanya, korban mengatakan tidak ada masalah," tambahnya.
Menurut Edi, setelah itu dilakukan pemeriksaan luar oleh dokter dari Puskesmas Pangkalan Lesung. Di mana menurut dokter, terhadap korban tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan dan pihak puskesmas menyarankan untuk dilakukan autopsi di rumah sakit Pekanbaru.
Namun keluarga tidak bersedia dilakukan autopsi membuat surat pernyataan.
Berita Terkait
-
Tewas Tergantung, AG Tambah Daftar Panjang Kasus Bunuh Diri Gunungkidul
-
Nyangkut di Kanopi, Wanita Bunuh Diri di Hotel All Seasons Terekam CCTV
-
Tak Bisa Belikan HP untuk Putrinya Kelas Online, Ayah Bunuh Diri di Kamar
-
Tamu Wanita yang Bunuh Diri di Hotel All Seasons Sempat Sarapan di Restoran
-
Wanita Diduga Bunuh Diri di Hotel All Seasons, Polisi Periksa Rekaman CCTV
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Buruh Bersatu Desak Reformasi Total SJSN, Soroti Rendahnya Perlindungan Pekerja
-
Gus Ipul: 869 Ribu Peserta BPJS PBI Aktif Kembali
-
Riva Siahaan Dinilai Tak Nikmati Uang Korupsi: Hakim Bebaskan Uang Pengganti, Blokir Rekening Dibuka
-
Jakarta Darurat Lapangan Padel 'Bodong', 185 Bangunan Tak Berizin Terancam Ditertibkan Satpol PP
-
Vonis Korupsi Tata Kelola Minyak: Eks Dirut Pertamina International Shipping Dihukum 9 Tahun Penjara
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai