Suara.com - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengklaim tidak ada kaitannya antara penunjukan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto sebagai leading sector proyek lumbung pangan oleh Presiden Joko Widodo dengan deal politik.
Dasco mengatakan tidak ada kesepakatan apapun yang terkait dengan penunjukan Prabowo tersebut. Ia berujar penunjukan itu didasari dengan keinginan negara untuk mewujudkan ketahanan pangan.
"Kalau ditanya alasan Presiden Jokowi untuk menunjuk Pak Prabowo, itu ada kaitannya dengan ketahanan negara. Terutama ketahanan di bidang pangan, kalau kemudian ada pertanyaan apakah itu termasuk deal? Kemarin kita tidak ada deal," kata Dasco di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (9/7/2020).
Dasco mengatakan di awal sebelum masuk kabinet Partai Gerindra sudah mengajukan sejumlah konsep salah satunya ketahanan pangan.
Ia memandang kosep itu lah yang kemudian saat ini dinilai bagus oleh Jokowi dan ingin diwujudkan.
"Kita mengajukan atau mebenarkan konsep memperkuat pertahanan, ketahanan pangan, ketahanan energi, dan beberapa lagi. Nah saya pikir mungkin ada konsep yang kemudian dianggap bagus lalu dijadikan misi oleh Presiden, dan itu sah-sah saja menurut saya, tidak melanggar peraturan perundang-undangan yang ada," kata Dasco.
Berita Terkait
-
Kunjungi Kabupaten Kapuas Kalteng, Jokowi Tinjau Lumbung Pangan Baru
-
Prediksi Reshuffle Terjadi usai Pilkada, PDIP: Jokowi Gak Suka Ribut-ribut
-
PDIP Pastikan Dukung Keponakan Prabowo Maju Pilkada Tangerang Selatan
-
Habis Marah-marah Tegur Menteri, Jokowi: Belum Sesuai dengan Harapan Saya
-
Kesal dengan Kinerja Menteri, Jokowi: 3 Bulan WFH Malah Kayak Cuti
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30, Mendagri Anugerahkan Pemprov, Pemkab, Pemkot Terbaik
-
Dukung KPK Batasi Uang Tunai di Pemilu, PAN: Rakyat Harus Pilih Kapasitas, Bukan Isi Tas
-
Cole Tomas Allen, Penembak Gala Dinner Donald Trump Ternyata Guru Berprestasi
-
Buntut Kasus Little Aresha, Menko PMK Instruksikan Evaluasi Total Daycare se-Indonesia
-
KPK Ungkap Celah Tata Kelola Partai, Soroti Ketiadaan Pengawas Kaderisasi
-
Tanggal Merah Bulan Mei 2026 Kapan Saja? Ini Daftarnya Berdasarkan SKB 3 Menteri
-
Kurir Sabu Diciduk di Sunter Mall, Polisi Sita Hampir 1 Kg Narkoba
-
Mayoritas Daycare Belum Berizin, Menteri PPPA Soroti Minimnya Standar dan Risiko bagi Anak
-
Bongkar Dampak Buruk Reklamasi di Pulau Serangan, DPR Minta Penghentian Sementara Seluruh Aktivitas!
-
Murni Penembakan atau Siasat Trump? Republik Tuduh Partai Demokrat sebagai Biang Kerok