Suara.com - Seorang pria dan wanita saling jatuh cinta saat sama-sama tinggal di rumah karantina Covid-19 di Barangay Carahayan, Davao Occidental, Filipina. Keduanya berencana akan segera menikah.
Cinta antara Jiel Miguel (22) dan Mirasol Miguel (17) bersemi saat keduanya dikirim ke rumah karantina Covid-19 pada 17 Juni, sehari setelah mereka tiba di Davao Occidental.
Di bawah protokol pemerintah daerah, mereka yang datang dari luar provinsi tersebut harus menjalani masa karantina Covid-19 terlebih dulu selama 14 hari.
Dalam sebuah postingan dari salah satu staf pengelola fasilitas karantina, Daphne Jane Cabilao, muda-mudi itu langsung terlihat akrab hanya dalam dua hari pertemuan.
Mirasol dikabarkan langsung jatuh hati dengan Jiel usai laki-laki itu memainkan lagu cinta milik Juan Karlos Labajo menggunakan gitar pinjaman.
Dalam masa karantina, keduanya berada di kamar yang sama dengan ibu Mirasol dan bibi Jiel.
Sambil berbagi kamar yang sama, mereka saling membantu orang-orang memasak dan membersihkan kamar.
Keluarga kedua pasangan itu akhirnya sepakat bahwa Mirasol dan Jiel harus menikah segera setelah mereka siap.
Mirasol yang masih berusia 17 tahun diizinkan menikah lantaran memiliki garis keturunan suku Manobos.
Baca Juga: Kisah Cinta Unik Van de Beek, Pesepak Bola yang Pacari Anak Eks Pelatihnya
"Mereka akan menjalani ritual pernikahan suku berdasarkan hukum adat," kata Walikota Joyce dikutip Latestchika, Kamis (9/7/2020).
"Tetapi sertifikat pernikahan hanya akan dikeluarkan ketika para pihak mencapai usia mayoritas," tambahnya.
Marisol dan Jiel sudah lama selesai menjalani masa isolasi. Keduanya dipastikan negatif terpapar virus Corona.
Walikota Jose Abad Santos, Jason John Joyce, kotanya hanya memiliki satu kasus positif Covid-19 di mana pasien itu sudah sembuh. Kekinian, kota itu bebas dari Covid-19.
Berita Terkait
-
Pendaki Tulis 'I Love U Tasya' di Puncak Gunung, Jadi Baper Tahu Nama Lain
-
Alami Pelecehan, Cinta Kuya Takut Beritahu Uya Kuya
-
Susah Move On, Begini Cara Cepat Melakukannya Secara Ilmiah
-
Singapura dan Filipina Masih Alami Penambahan Kasus Virus Corona
-
Peneliti Sukses Membuat 'Bir Sehat', Bahannya dari Durian
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional