Suara.com - Steven, seorang Crazy Rich Surabaya melakukan aksi yang membuat heran warganet. Aksi ini terungkap dalam unggahan Dono Pradana di Twitter.
Dono sebelumnya telah mewawancara Steven untuk keperluan konten video di kanal YouTube Majelis Lucu yang diunggah pada Senin (6/7/2020). Video itu mengulik serba-serbi kehidupan para Crazy Rich Surabaya yang berusia masih muda.
Dalam video berjudul "Ini Bisnis Yang Bikin Kaya Crazy Rich Surabaya | Bondo Wani - Eps 7" ini, Steven mengaku tidak tahu "Sukro", snack makanan ringan kemasan yang terbuat dari kacang.
Mulanya, Steven bercerita kalau di masa kuliah memiliki teman yang rela bertaruh mobil saat main kartu. Menurutnya, hal itu termasuk aksi gila orang kaya.
"Gak tahu sekaya apa cuma gila. Pas kuliah, main capsa. Itu bro, taruhan. Namanya orang kuliah dompet tipis, kita mungkin masih tiga - lima juta sebulan. Dia ngajak taruhan mobil bro," cerita Steven kepada Dono.
"Cashless, dia ngomong aku gak bawa cash, cuman bawa mobil, kunci mobilnya taruh. Dan ada yang mau. Kebetulan ada temenku yang juga mau taruhan mobil. Menang, diambil sungguhan mobilnya," imbuhnya.
Berdasarkan penjelasan Steven, mobil yang dipertaruhkan adalah CRV tipe terbaru, saat tahun 2008 harganya mencapai Rp 400 juta.
Mendengar cerita Steven, Dono lantas berkelar, "Gitu mereka pas main Capsa camilannya sukro enggak sih?"
Dengan polosnya, Steven malah bertanya, "Sukro iki opo? (Sukro itu apa)."
Baca Juga: Viral Foto Staf Ruang Isolasi Covid-19 Kerja Sendiri, 'Yang Lain Nggak Mau'
Setelah wawancara itu, Steven tiba-tiba mengirim foto melalui Whatsapp kepada Dono yang memperlihatkan dirinya memborong Sukro dari sebuah minimarket.
Dalam foto tersebut, terlihat banyak snack kacang yang memenuhi bagasi mobil. Dono heran sampai mengumpat melihat aksi Steven.
Steven berkata, "Entek 2 juta tuku Sukro. Tak borong saka Indomart (habis Rp 2 juta beli Sukro, saya borong dari Indomart)".
Ada juga foto lain yang memperlihatkan tubuh Steven ditimbun dengan puluhan bungkus Sukro.
Dono menulis cuitan, Kamis (9/7/2020), "Oke gini jadi banyak yang nanyain postingan apa yang saya hapus, saya upload ulang kegilaan temen crazy rich surabaya saya ya. Jadi ceritanya from this, to this nih."
Ia menunjukkan foto saat Steven mengaku tidak tahu Sukro dan menyandingkannya dengan tangkapan layar chat ketika Crazy Rich Surabaya itu memborong snack tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!