Suara.com - Beredar foto dan video yang menampilkan sejumlah anggota Satpol PP Kota Makassar berpose dengan menaiki sepeda Brompton yang harganya ratusan juta. Aksi para anggota Satpol PP itu disorot publik dan diklaim sebagai bentuk pemborosan uang rakyat.
Video tersebut diunggah oleh akun Twitter @nikkichantikgm1. Ia membagikan ulang video YouTube dari TVOne berjudul 'Mahal! Satpol PP Ini Pakai Sepeda Produksi Inggris untuk Bekerja'.
Berikut narasi yang dituliskan oleh akun tersebut:
"Waduh Satpol PP pakai sepeda dengan harga Rp 100 an juta buatan Inggris. Kadang memang ngenes lihat pejabat publik suka banget memfoya-foyakan uang rakyat. Ini Satpol PP daerah mana ya?".
Benarkah klaim tersebut?
Penjelasan
Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, Sabtu (11/7/2020), klaim yang menyebutkan sepeda Brompton yang dipakai oleh para anggota Satpol PP untuk bertugas sebagai bentuk pemborosan uang rakyat adalah klaim yang salah. Sepeda Brompton tersebut bukanlah inventaris milik Satpol PP Kota Makassar.
Kepala Satpol PP Kota Makassar Iman Hud membenarkan bila dalam foto tersebut merupakan anggotanya. Namun, ia membantah bila sepeda Brompton tersebut dibeli dengan menggunakan anggaran daerah.
Sepeda mahal yang dipakai untuk berfoto oleh anggotanya bukanlah milik para anggota Satpol PP. Sepeda Brompton tersebut milik komunitas sepeda yang sedang berkunjung ke Rumah Jabatan Wali Kota Makassar pada 2019.
Baca Juga: CEK FAKTA: Didemo Rakyat, Megawati hingga Jokowi Malah Goyang Corona?
Saat para anggota sedang berjaga di rumah jabatan PJ Wali Kota Makassar saat itu, Iqbal Suhaeb, ia memerintahkan anggotanya berfoto menggunakan sepeda Brompton dan direkam dalam video.
"Bapak PJ Wali Kota Iqbal Suhaeb saat itu memerintahkan anggota kami untuk menggunakan sepeda tersebut bahkan berfoto dan mengendarainya," ungkapnya.
Iman Hud memastikan, selama melakukan patroli di jalanan anggotanya tetap menaiki kendaraan dinas Satpol PP. Tidak menggunakan sepeda Brompton.
"Saya heran juga, kok bisa itu foto baru tersebar dan heboh sekarang." paparnya.
Kesimpulan
Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan klaim yang menyebut Satpol PP Kota Makassar menghamburkan uang rakyat untuk pembelian sepeda Brompton bagi para anggotanya adalah klaim yang salah. Klaim tersebut masuk dalam kategori konten yang salah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi