Suara.com - California akan membebaskan sekitar 8.000 tahanan lebih awal dari masa hukuman demi memperlambat penyebaran virus corona di fasilitas penjara.
Menyadur Channel News Asia, Sabtu (11/7/2020), beebrapa penjara di California telah dikepung Covid-19, karenanya, deparetemen koreksi negara bagian mengatakan para tahanan yang memenuhi syarat dapat bebas pada akhir Agustus.
Pernyataan ini merupakan langkah terbesar yang pernah diambil negara bagian ini untuk menguras populasi penjara, sekaligus mengurangi risiko penularan virus corona dengan menciptakan lebih banyak ruang untuk jarak sosial dan karantina.
"Tindakan-tindakn ini diambil untuk menyediakan kesehatan dan keselamatan tahanan dan staf di penjara," ujar Sekretaris Departemen Pemulihan dan Rehabilitasi California Ralph Diaz, Jumat (10/7).
Pembebasan dini berlaku bagi mereka yang memiliki masa hukum satu tahun atau kurang, dan mereka yang dihukum karena tindak pidana kekerasan dan kejahatan seks.
Langkah ini mengikuti pengurangan populasi narapidana di seluruh negara bagian sekitar 10.000 sejak pandemi dimulai.
Gubernur California Gavin Newson mengatakan pada Kamis (9/7), hampir 2.400 orang di 35 penjara di negara bagian ini telah dinyatakan terinfeksi virus corona, termasuk 1.314 di Penjara San Quentin.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris
-
Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah
-
Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya
-
Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?
-
Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba