Suara.com - Pengisi suara Doraemon meninggal dunia, Minggu (12/7/2020). Dia adalah Nurhasanah.
Kabar mengenai meninggalnya Nurhasanah itu diketahui dari unggahan akun Instagram @indonesianvoicetalent.
"Innalillahi wa innailaihirojiun. Kabar duka datang dari keluarga besar Doraemon Indonesia. Nurhasanah, dubber Doraemon sejak 1993," tulis akun tersebut dalam keterangan unggahannya, Minggu.
Dijelaskan juga bahwa penyebab meninggalnya Nurhasanah akibat sakit yang diidapnya. Kabar ini juga mengundang komentar dari warganet yang merasa kehilangan dengan Nurhasanah yang telah mengisi masa kecil lewat animasi Doraemon.
Nurhasanah Iskandar lahir pada 20 Mei 1958. Namanya dikenal luas masyarakat Indonesia sebagai pengisi suara. Dia dikenal sebagai seiy atau pengisi suara tokoh animasi Doraemon yang ditayangkan di RCTI sejak tahun 1993.
Dalam wawancara dengan ANTARA pada 2017 lalu, Nurhasanah pernah bercerita pengalamannya sebelum menjadi penyulih suara Doraemon. Nurhasanah mengungkapkan pernah mengisi suara untuk telenovela.
Saat itu, beberapa temannya di RRI mengisi suara untuk kartun Doraemon. Prabawati Sukarta yang menyulih suara Shizuka adalah rekan Nur, sementara pengisi suara Suneo saat itu adalah atasannya.
Ketika ada rekaman Doraemon, para kolega kerjanya biasa berkumpul sebelum pergi bersama-sama ke studio.
"Saya pikir 'Ih enak kali ya ngumpul, pergi rekaman Doraemon, enak kali ya ngisi film anak-anak?'" kata Nurhasanah.
Baca Juga: Pengisi Suara Doraemon, Nurhasanah Meninggal Dunia
Tawaran menjadi penyulih suara Doraemon kemudian datang dari mendiang Prabawati ketika penyulih suara si robot kucing saat itu, Anita Riyadi, akan diganti.
Saat itu, Nurhasanah justru bertanya balik seperti apa suara Doraemon karena ia belum pernah menonton kartun tersebut.
"Prabawati bilang, 'Lo nonton dulu deh hari Minggu pagi. Lo pasti bisa'," kenang Nurhasanah.
Nurhasanah resmi menjadi pengisi suara Doraemon sejak 1993. Setelah tiga belas tahun, ia sempat vakum dari Doraemon karena diganti dengan orang lain. (Antara)
Berita Terkait
-
Doraemon the Movie: Misteri Kapal dan Bangkitnya Sistem Otomatis Atlantis!
-
Doraemon Rayakan Ulang Tahun dengan Episode Spesial, Tayang 6 September
-
Doraemon Rilis Episode Spesial Berlatar Vietnam, Tayang 23 Mei
-
Film Terbaru Doraemon Berhasil Kuasai Box Office Jepang 6 Pekan Berturut
-
Sutradara Doraemon Tsutomu Shibayama Meninggal di Usia 84 Tahun
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi