Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan pihaknya bakal menggelar rapat dengan jajaran menteri koordinator. Adapun pembahasannya terkait pelaksanaan Salat Idul Adha dan tata cara penyembelihan hewan kurban di masa pandemi Covid-19.
"Intinya kita akan memperkuat edaran Kemenag, akan perdetail, buat lebih pasti dengan edaran itu kira-kira seperti apa," ujar Muhadjir di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (13/7/2020).
Muhadjir menuturkan, dalam rapat tersebut pihaknya akan membahas mulai dari pelaksanaan salat baik di masjid atau di lapangan, pembatasan salat dan pengecekan suhu badan.
"Misalnya kalau salat di lapangan, apakah semua dibebaskan, atau dibatasi. Kemudian untuk memastikan mereka ini aman dari covid, apakah dengan ratusan ribu orang datang, mungkin enggak mereka dites, dengan gunakan tes panas badan," ucap dia.
Muhadjir menuturkan, pembahasan mengenai pelaksanaan Salat Idul Adha dan penyembelihan hewan qurban akan dibahas lebih lanjut agar tak ada penambahan kasus saat pelaksanaan Idul Adha.
"Ini akan dibicarakan lebih detail, untuk jangan sampai Idul Adha ini menambah kasus semakin tidak terkendali," katanya.
Berita Terkait
-
Aishwarya Rai dan Keluarga Positif Covid-19, Mantan Pacar Beri Dukungan
-
Ahli Virus Hong Kong Kabur ke AS, Klaim Bawa Pesan Kebenaran Covid-19
-
Jalani Tes Swab ke-2, 98 Pasien di Klaster Secapa AD Dinyatakan Negatif
-
New Normal, Pabrik PT DCVMI Beroperasi Kembali
-
Duh, Banyak Pasien Covid-19 Alami Gejala Aneh setelah 100 Hari Sembuh
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Papua Barat Punya Sekolah Berbasis Konservasi Pertama di Indonesia, Apa Beda dengan Sekolah Biasa?
-
Suasana PN Jaksel Riuh! Gugatan Praperadilan Dikabulkan, Kasus Air Keras Andrie Yunus Berlanjut
-
Nadiem Makarim: Chromebook Bikin Negara Hemat Triliunan, Mengapa Saya yang Dituntut?
-
Fenomena Mas Bahlil Ganteng, Kala Kritik di Media Sosial Berbalik Jadi Keuntungan Politik
-
Gelar Pasar Murah Iduladha, Disperindag Jabar Sediakan Kebutuhan Pokok Harga Terjangkau
-
Mimpi Buruk yang Nyata, Nadiem Ceritakan Malam-Malam Terberat di Balik Jeruji
-
Pleidoi 1.400 Halaman Siap Dibacakan, Nadiem: Bagi Orang Jujur, Mudah Menuturkan Kejujuran
-
Habiburokhman Semprot Dino Patti Djalal: Kritik Lawatan Prabowo Itu Serangan Membabi Buta!
-
Nostalgia Mega-Pro? Kedekatan Prabowo-Megawati Jadi Sinyal Kuat Koalisi 2029
-
Penurunan Muka Tanah dan Hilangnya Mangrove Bikin Pantura Kian Rentan Banjir Rob, Adakah Solusinya?