Suara.com - Dua Camat yang bertugas di Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) dinyatakan positif terpapar Virus Corona atau Covid 19. Hal tersebut diketahui setelah keduanya menjalani tes swab.
Kedua camat yang dinyatakan positif mengidap virus asal Kota Wuhan tersebut masing-masing adalah Camat Waji Ansaruddin dan Camat Panakkukang Muhammad Thahir Rasyid.
Rasyid menyatakan dirinya positif Virus Corona melalui akun media sosial. Dalam unggahannya, Rasyid menyatakan permohonan maaf kepada semua pihak yang pernah berinteraksi langsung dengannya.
"Dengan segala kerendahan hati, saya memohon maaf kepada seluruh staf kecamatan dan kelurahan yang pernah kontak dengan saya agar segera periksakan diri di Puskesmas terdekat. Pak lurah dan Bu Lurah agar fasilitasi semua stafnya karena hasil lab saya positif dan harus mengikuti isolasi," tulisnya.
Sementara itu, Camat Wajo Ansaruddin menyatakan, jika dirinya memang positif Virus Corona. Pernyataan tersebut disampaikan pada Senin (13/7/2020).
"Betul. Istri saya yang negatif, saya positif. Doakan saja tidak ada gejala," kata Ansaruddin saat dikonfirmasi.
Meski begitu, Ansaruddin mengaku sebelumnya tak mengalami gejala apapun. Ia pun baru mengetahui dirinya positif Virus Corona pada Minggu 12 Juli 2020 malam.
"Tadi malam, alhamdulillah saya masih fit. Doakan saja tidak ada gejala," katanya.
Kini kedua camat di Kota Makassar tersebut menjalani isolasi mandiri.
Baca Juga: Warga Masuk Makassar Harus Punya Surat Bebas Virus Corona
Kontributor : Muhammad Aidil
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
Hari Pertama BTN JAKIM 2026 Meriah, Ribuan Pelari Padati Kawasan GBK
-
Di Balik Narasi 'BBM Non-Subsidi': Mengapa Rakyat Kecil Tetap Tercekik Kenaikan Harga Pertamax?
-
Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama
-
Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian
-
'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran
-
Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI
-
Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'
-
Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?
-
Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu
-
KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa