Suara.com - Rusia menjadi negara pertama yang berhasil menyelesaikan uji klinis vaksin Covid-19 pada manusia sebagaimana dilaporkan India Times, Senin (13/7/2020).
Uji coba yang dipimpin Elena Smolyarchuk, pemimpin Pusat Penelitian Klinis Obat di Sechenov University, membuktikan vaksin itu efektif untuk pengobatan Covid-19.
"Penelitian telah selesai dan itu membuktikan bahwa vaksin itu aman. Para relawan akan diberhentikan pada 15 Juli dan 20 Juli," kata Smolyarchuk kepada kantor berita Rusia TASS pada Minggu (12/7/2020).
Namun belum ada informasi lebih lanjut terkait kapan vaksin itu bisa memasuki tahap produksi komersial.
Sebelumnya, Rusia mengizinkan dua uji klinis vaksin virus Corona yang potensial. Uji coba itu dilakukan Pusat Penelitian Nasional Epidemiologi dan Mikrobiologi Gamaleya pada 18 Juni.
Vaksin pertama dalam bentuk solusi untuk administrasi intramuskuler, dikembangkan di Rumah Sakit Militer Burdenko.
Sementara uji coba satu vaksin lainnya berlangsung di Sechenov First Moscow State Medical University.
Tahap pertama penelitian tentang vaksin di Sechenov University melibatkan sekelompok 18 sukarelawan dan kelompok kedua melibatkan 20 sukarelawan.
Setelah vaksinasi, semua sukarelawan diharapkan untuk tetap terisolasi di rumah sakit selama 28 hari.
Baca Juga: Kasus Positif Corona di Solo Naik, Pemkot Tutup Pasar dan Alun-alun Kidul
"Data yang diperoleh Pusat Penelitian Nasional Epidemiologi dan Mikrobiologi Gamalei, membuktikan bahwa sukarelawan dari kelompok pertama dan kedua membentuk respons kekebalan setelah suntikan vaksin terhadap coronavirus," tulis pernyataan Kementerian Pertahanan Rusia.
Setidaknya saat ini terdapat 21 calon vaksin virus Corona yang tengah dalam masa uji coba, sebagaimana laporan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Sementara kasus infeksi virus Corona di dunia hingga Senin (13/7/2020) 18.00 WIB telah menyentuh angka lebih dari 13 juta di mana jumlah kematian menembus 572 ribu jiwa, merujuk data Worldometers.info.
Berita Terkait
-
Warga Trenggalek Tertular Corona Saat Naik Bis ke Wisma Atlet Jakarta
-
Meski Tinggi, 40 Persen Pasien Covid-19 di Amerika Serikat Tanpa Gejala
-
Positif Covid-19, Karyawan RS di DIY Tulari 7 Anggota Keluarga
-
Sekjen PERSI: Rapid Test Harus Sesuai Kondisi Pasien
-
Ada Permintaan, Pemerintah Kaji Rencana Buka Sekolah di Zona Kuning
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Diversifikasi Kearifan Lokal Desa Citengah dalam Pengembangan Desain Batik
-
Bisakah Sea Farming Berbasis Adat Menyelamatkan Ekonomi Nelayan Pesisir?
-
Indonesia Hadapi Tiga Krisis Lingkungan: Apa Dampaknya dan Apa yang Bisa Dilakukan?
-
Cerita Rocky Gerung Bantu Prabowo 'Serang Balik' Jokowi lewat Buku Francis Fukuyama
-
PDIP Soroti Prajurit TNI di Bawah Kendali BOP: Beresiko Tinggi Secara Politik Maupun Militer
-
Bamsoet Kenalkan Buku Prabowo: Politik Akal Sehat Tanpa Panggung, Ungkap Sikap Ekonomi-Politik
-
Gerindra Imbau Para Pengusaha dan Taipan Bertaubat: Umur Gak Ada yang Tahu
-
Bukan Sekadar Hujan Biasa! Ini Alasan Ilmiah BMKG Prediksi Curah Hujan Ekstrem Pekan Depan
-
Dialog dengan Wakil Presiden RI dan Kementerian Pariwisata, InJourney Paparkan Usulan Strategis
-
Bamsoet Sebut Prabowo Ogah Punya Lawan, Singgung Tom Lembong dan Hasto Kristiyanto