Suara.com - Seleb TikTok dengan nama akun @cla******__ mendadak jadi perbincangan warganet. Pasalnya, ia membuat konten TikTok yang berisikan video rekaman kejadian saat ia melabrak mantan kekasihnya yang ternyata perempuan.
Tak hanya itu, dalam video tersebut, ia juga mendatangi rumah mantan kekasihnya dan melibatkan orang tua. Ia mengadu kepada ibu mantan pacarnya jika dirinya ditipu.
"Pacaran sama akun fake dan ternyata dia cewek dan kita samperin dan banyak banget korbannya check," kata @cla******_ dalam video TikTok yang ia buat.
Ternyata, ia telah menjalin kisah cinta selama satu bulan dengan seseorang yang mengaku bernama Iqbal. Namun, belakangan ia baru mengetahui jika kekasihnya yang bernama Iqbal adalah perempuan.
Merasa kecewa dengan fakta tersebut, ia kemudian mendatangi rumah mantan kekasih dan melabraknya di depan orang tua. Ia juga merekam momen tersebut dan menyebarkannya lewat TikTok.
Melihat hal ini, warganet pun merasa marah dengan tindakan yang ia lakukan. Pasalnya, @cla******_ dinilai telah mempermalukan sosok perempuan yang menjadi mantan kekasihnya.
"Bod** sekali! Pacaran dengan orang yang tidak pernah ditemui atau bertatap muka di dunia maya. Pelaku tetap salah tapi cara menyelesaikan masalahnya kurang etis melibatkan orang tua yang tidak tahu apa-apa. Kecuali pelaku menghindar terus, baru samperin orangtuanya," tulis @bintangwirayasa yang mengunggah ulang video TikTok @cla******_ via Twitter.
Warganet khawatir jika tindakan tersebut justru bisa membuat sosok mantan kekasihnya menjadi stres atau depresi karena telah dipermalukan di dunia maya.
"Udah gilak tuh yang bikin tiktok. Tolong, kalau itu masalah kalian berdua ya selesein berdua. Itu kalian ramai-ramai dan bawa-bawa emaknya. Kalian tahu, sanksi sosial yang dia dapet karrna ulah kamu malah bakalan ngerusak mental dia. Negor nggak gitu caranya kak, nggak lucu ya pakai bawa-bawa sosmed," tulis @yourgurldetama.
Baca Juga: Viral SMKN 4 Malang Disulap Jadi Hotel, Konsepnya Syariah
Keterlibatan orang tua juga menjadi poin utama yang memantik kemarahan warganet karena urusan tersebut harusnya bisa diselesaikan baik-baik oleh dua orang, tanpa melibatkan orang tua.
"Bukanya dukung atau gimana, cuma kok aku kasihan ya sama pelaku karena korban malah asyik-asyik gitu buat video. Secara nggak langsung ini malah bikin pelaku down bahkan bisa sekeluarga malu. Emang salah sih pelaku tapi dia mengakui. Harusnya jangan diumbar kayak gini juga," kata @taeyonggcute.
Berita Terkait
-
Viral SMKN 4 Malang Disulap Jadi Hotel, Konsepnya Syariah
-
Pak Guru Ganteng dan Siswi Cinlok hingga Nikah, Kisahnya Bikin Warganet Iri
-
Harry Minta Tolong Kate Middleton, Nikah Muda Bikin Orang Jadi Alkoholik?
-
Viral Kena Prank Istri, Endingnya Pria Ini Dapat Kejutan dari Netizen
-
Viral Pesepeda Bule Lawan Arus di Jalanan, Aksinya Bikin Jantung Copot
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
Terkini
-
PP Muhammadiyah Tegaskan Laporan Terhadap Pandji Pragiwaksono Bukan Sikap Resmi Organisasi
-
Cegah 'Superflu' Sekarang! Dinkes DKI Ajak Warga Jakarta Kembali Perketat Cuci Tangan dan Masker
-
Tangis Staf Keuangan Pecah di Sidang MK: Melawan 'Pasal Jebakan' Atasan dalam KUHP Baru
-
Tragedi Maut KLM Putri Sakinah, Nakhoda dan ABK Resmi Jadi Tersangka Tewasnya 4 WNA
-
PDIP Gelar HUT ke-53 dan Rakernas di Ancol, Tegaskan Posisi sebagai Partai Penyeimbang
-
PDIP Kecam Pelaporan Terhadap Pandji ke Polisi: Bentuk Intimidasi dan Pembungkaman Suara Rakyat
-
KPK Periksa Eks Kajari Bekasi Kasus Suap Ijon Proyek Bupati Ade Kuswara
-
MBG Kembali Digulirkan, Ini Catatan Kritis JPPI Soal Arah Pendidikan
-
Gubernur Pramono Targetkan PAM Jaya IPO di 2027 dan Layani 100 Persen Warga pada 2029
-
Polda Hentikan Penyelidikan Kematian Diplomat Arya Daru, Keluarga Protes Alasan Polisi