Suara.com - Perwakilan Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) melakukan pertemuan dengan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (16/7/2020). Pertemuan tersebut membahas soal Pilkada serentak 2020.
Anggota Bawaslu RI, Fritz Edward Siregar mengatakan dalam pertemuan itu pihaknya berkoordinasi mengenai strategi pencegahan politik uang dalam pilkada yang akan berlangsung Desember 2020 mendatang.
"Saya hadir dalam diskusi dengan KPK terkait dengan politik uang di Pilkada 2020. Bagaimana strategi Bawaslu dan bagaimana indeks kerawanan pilkada yang sudah pernah dilakukan atau pun sudah pernah dihasilkan oleh Bawaslu," kata Fritz seusai pertemuan.
Kemudian Bawaslu juga meminta masukan kepada KPK dalam menyelesaikan masalah politik uang dalam setiap penyelenggaraan pesta demokrasi.
"Kemungkinan untuk kolaborasi antara Bawaslu dan KPK untuk dimasa yang akan datang terkait dengan pemberantasan tindak pidana politik uang," ucap Fritz.
Selin itu Bawaslu juga menyampaikan sejumlah kendala yang kerap dihadapi ke KPK.
"Bagaimana hambatan-hambatan yang dialami Bawaslu dalam penegakan tidak pidana politik uang itu," tutup Fritz.
Berita Terkait
-
Bawaslu Minta KPU Perhatikan Coklit Data Pemilih di Pilkada 2020
-
CEK FAKTA: Festival Layang-Layang, KPU-Bawaslu Sosialisasi Pilkada 2020?
-
Jelang Pilkada, 136 Anggota Bawaslu Bantul Jalani Rapid Test
-
Bawaslu Ingatkan Potensi Penyelewengan Dana Bansos Corona di Pilkada 2020
-
Bawaslu Diminta Perketat Pengawasan Bansos Corona Selama Pilkada 2020
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
KPK Bantah Open Donasi Anak Yatim, Poster Berlogo Lembaga Disebar ke Grup WhatsApp
-
Berkunjung ke Miangas, Prabowo Beri Bantuan Kapal Ikan, Starlink hingga Handphone
-
Wamendagri Wiyagus: Kendari Punya Peluang Besar Jadi Pusat Ekonomi dan Industri MICE Indonesia Timur
-
Zulkifli Hasan Target PAN Banten Tiga Besar di Tanah Jawara
-
Usai Jalani Sidang di Jakarta, Ammar Zoni Kembali Dipindah ke Lapas Super Maksimum Nusakambangan
-
Prabowo Janji Renovasi Puskesmas dan Sekolah di Miangas
-
Ada Semangat dan Kehidupan Baru dari Balik Pintu Huntara
-
Satgas PRR Salurkan Rp1,9 T Hadirkan Ruang Kelas Nyaman di Wilayah Terdampak
-
Bantargebang Terancam Overload, Warga Jakarta Wajib Pilah Sampah dari Rumah Mulai Besok
-
Penggerebekan Besar di Hayam Wuruk, Polda Metro Jaya Bongkar Jaringan Judi Online Internasional