Suara.com - Ketua PCI Nahdlatul Ulama Amerika Serikat Akhmad Sahal atau disapa Gus Sahal melayangkan protes kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto. Gus Sahal menilai Terawan tak mampu bekerja dengan baik sebagai seorang menteri.
Hal itu disampaikan oleh Gus Sahal melalui akun Twitter miliknya @sahal_as. Gus Sahal membagikan foto artikel berita dari salah satu media mainstrem yang mengangkat topik mengenai Terawan.
Gus Sahal menilai Menkes Terawan tidak memiliki kapasitas untuk menjadi seorang Menteri Kesehatan. Ia memprotes kepada Jokowi mengenai posisi Menteri Kesehatan yang masih dipegang oleh Terawan.
"Pak @jokowi, Menkes nggak becus gini dipertahankan sih?" protes Gus Sahal, seperti dikutip Suara.com, Jumat (17/7/2020).
Gus Sahal juga mempertanyakan kemunculan Terawan di publik. Padahal, setelah Covid-19 merebak dan pemerintah menunjuk juru bicara untuk penanganan Covid-19, Terawan sempat menghilang di hadapan publik.
"Orang ini kok sekarang banyak bicara lagi ya. Kemarin pas lama diam senyap rasanya lebih baik. Makin banyak omong makin kelihatan ngawur," ungkap Gus Sahal.
Untuk diketahui, dalam sidang kabinet pada Kamis (18/6/2020) lalu, Jokowi memberikan peringatan tegas kepada para menterinya untuk bekerja maksimal selama pandemi Covid-19. Jokowi ancam reshuffle kabinet, mengganti para menteri yang dianggap tak mampu bekerja maksimal.
Jokowi juga sempat menyentil Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto dalam forum tersebut. Jokowi menyinggung anggaran untuk Kementerian Kesehatan sebesar Rp 75 triliun baru dikeluarkan 1,53 persen.
Baca Juga: Menkes Terawan Beberkan Alasan Ubah Istilah ODP, PDP dan OTG
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Lebih Ganas dari PMK! Ancaman Penyakit BEF Hantui Sapi Kurban di Bekasi: Telat Sehari Bisa Mati
-
Pakar UGM Tolak Kampus Ikut Kelola MBG, Khawatir Perguruan Tinggi Kehilangan Independensi
-
Rasa Haru Selimuti Rumah Duka Haerul Saleh, Peti Jenazah Diantar Para Pimpinan BPK
-
Lantai 4 Rumah Anggota BPK Haerul Saleh Hangus 80 Persen
-
Kesaksian ART Selamat dalam Kebakaran yang Menewaskan Anggota BPK
-
Curhat ASN soal WFH Setiap Jumat: Bisa Hemat Rp 400 Ribu Sebulan tapi Banyak Distraksi
-
Waspadai Hantavirus, DPR Desak Pemerintah Perketat Bandara dan Pelabuhan
-
Tantangan Iklim Makin Kompleks, Pendekatan Interdisipliner Dinilai Jadi Kunci
-
Kisah Penjaga Perlintasan di Jogja: Lari Kibarkan Bendera Merah Hentikan Kereta saat Ada Mobil Mogok
-
Tewas Dalam Kebakaran, Jenazah Anggota BPK Haerul Saleh Dimakamkan di Kolaka