Suara.com - Juru Bicara Pemerintah Khusus Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto memaparkan sebaran 1.693 kasus baru positif virus corona pada Senin (20/7/2020) per pukul 12.00 WIB selama 24 jam.
Yurianto mengungkapkan pada hari ini terjadi penambahan kasus baru positif corona tertinggi di DKI Jakarta dengan total 361 kasus positif baru.
"DKI Jakarta hari ini melaporkan 361 kasus baru, dan 154 sembuh, 9 meninggal," kata Achmad Yurianto dari Kantor BNPB, Jakarta, Senin (20/7/2020).
Kemudian disusul Jawa Tengah dengan 354 kasus baru, 300 sembuh, 36 meninggal dunia. Lalu Jawa Timur 237 kasus baru, 375 sembuh 32 meninggal dunia.
Posisi keempat diduduki oleh Sulawesi Selatan dengan 125 kasus baru, 278 sembuh, 2 meninggal dunia, dan Gorontalo dengan 105 kasus baru 0 sembuh 1 meninggal dunia.
Angka 1.693 penambahan positif baru tersebut didapatkan dari hasil pemeriksaan 14.027 spesimen hari ini, sehingga total spesimen yang sudah diperiksa sejak kasus pertama Covid-19 hingga hari ini adalah 1.235.545 spesimen.
Spesimen ini diperiksa dengan menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR), Test Cepat Melokuler (TCM) dan laboratorium jejaring (RT-PCR dan TCM).
Dari jumlah itu, Yuri menyebut ada tambahan 96 orang meninggal sehingga total menjadi 4.239 jiwa meninggal dunia.
Kemudian, ada tambahan 1.576 orang yang sembuh sehingga total menjadi 46.977 orang lainnya dinyatakan sembuh. Sementara kasus suspek hingga saat ini mencapai 36.380 orang.
Baca Juga: Nyaris 1.700 Kasus Baru, Pasien Positif Corona RI 20 Juli Tembus 88.214
Berikut sebaran 1.693 kasus baru positif virus corona covid-19 pada Senin (20/7/2020):
- DKI JAKARTA 361 (Kasus Baru) 154 (Sembuh) 9 (Meninggal Dunia)
- JAWA TENGAH 354 300 36
- JAWA TIMUR 237 375 32
- SULAWESI SELATAN 125 278 2
- GORONTALO 105 0 1
- SULAWESI UTARA 64 39 0
- JAWA BARAT 60 94 0
- KALIMANTAN SELATAN 52 99 5
- SULAWESI TENGGARA 48 7 0
- SUMATERA SELATAN 42 1 1
- PAPUA 39 10 0
- BALI 36 66 4
- NUSA TENGGARA BARAT 34 13 2
- PAPUA BARAT 27 3 0
- KALIMANTAN TIMUR 25 20 1
- MALUKU 19 10 0
- SUMATERA UTARA 15 49 3
- RIAU 15 5 0
- BANTEN 8 13 0
- SULAWESI BARAT 7 9 0
- DI YOGYAKARTA 6 3 0
- BANGKA BELITUNG 4 0 0
- NUSA TENGGARA TIMUR 3 3 0
- ACEH 2 0 0
- SUMATERA BARAT 2 0 0
- MALUKU UTARA 2 5 0
- KALIMANTAN UTARA 1 17 0
- BENGKULU 0 0 0
- JAMBI 0 0 0
- KALIMANTAN BARAT 0 0 0
- KALIMANTAN TENGAH 0 0 0
- KEPULAUAN RIAU 0 0 0
- SULAWESI TENGAH 0 0 0
- LAMPUNG 0 3 0
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
-
Aksi Mahasiswa Dibatasi hingga UOB Plaza, Polda Metro Siagakan 9.242 Personel
-
Jelang Demo Mahasiswa Hari ini, 21 Orang Bawa Bom Molotov Ditangkap Polisi
Terkini
-
Ketika Video Kekerasan Pelajar Kembali Viral, Siapa yang Sebenarnya Gagal Melindungi Mereka?
-
Dua Pria di Satu Atap: Mengurai Jarak dan Gengsi Antara Anak dan Ayah
-
Pendaki Asal Brebes Dilaporkan Jatuh ke Kawah Gunung Slamet saat Swafoto
-
Daftar HP Samsung yang Tak Lagi Dapat Security dan Android Update Tahun Ini
-
Rupiah Takluk Lawan Dolar AS Hari Ini di Level Rp17.844
-
"Paket Santet" Hadirkan Teror Lewat Kiriman Online dan Dendam Masa Lalu
-
Detik-detik Kapolsek dan Danramil Cicalengka Dipukuli Peserta Karnaval, Pelaku Ditangkap
-
Perpres Ojol Masuk Tahap Finalisasi, DPR dan Pemerintah Masih Berkoordinasi
-
56 Ribu Anak Sleman Diskrining Kesehatan: Hipertensi, Prediabetes hingga Depresi Berat Ditemukan
-
Gejolak Aceh-Papua Dinilai Bukan Kebetulan, Negara Disebut Gagal Pahami Akar Masalah