Suara.com - Pemerintah China dikabarkan memaksa umat kristen untuk menghancurkan salib dan menghapus gambar Yesus di rumah mereka. Sebagai gantinya, warga diminta memasang foto-foto pemimpin komunis.
Menyadur Aninews, pihak berwenang baru-baru ini telah menghancurkan simbol-simbol agama dengan paksa di gereja-gereja di beberapa provinsi, termasuk Anhui, Jiangsu, Hebei dan Zhejiang.
Sementara Daily Mail mengutip laporan Bitter Winter menyebut para pejabat di Shanxi menuntut agar gambar berbau agama diturunkan dan diganti dengan potret pemimpin komunis.
Di provinsi Huainan, para pejabat yang menangani urusan agama menerobos masuk ke Gereja Kristus Shiwan setempat untuk membongkar salib pada Sabtu dan Minggu lalu.
Para pejabat telah meminta jemaah gereja tersebut untuk menghapus salibnya seminggu sebelumnya, sebagaimana dilaporkan Radio Free Asia mengutip sumber-sumber lokal.
Sebelumnya, China juga telah membuat geram dunia internasional setelah diduga melakukan penindasan terhadap kaum Muslim Uighur di provinsi Xinjiang.
Amerika Serikat lewat Presiden Donald Trump bahkan telah menandatangani rancangan undang-undang pada Rabu (17/6/2020) yang menyerukan sanksi terhadap mereka yang bertanggung jawab atas penindasan tersebut.
Berita Terkait
-
Vaksin Sinovac Siap Diproduksi 100 Juta Dosis Jika Uji Klinis Berhasil
-
Vaksin Covid-19 China Jalani Tes Terakhir di Brasil
-
Patung Yesus Kristus Ditemukan Terpenggal di Gereja Kendall Barat
-
Viral, Pria Ini Temukan Gambar Mirip Yesus Kristus di Potongan Kayu
-
Dukung BLM, Gereja di Inggris Pajang Lukisan Yesus Berkulit Hitam
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz
-
Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan
-
Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup
-
Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung
-
Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa
-
1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil
-
Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung
-
Penandaan APBD 2027: Langkah Strategis Kemendagri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
-
Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah
-
Dampak Mengerikan Gempa Venezuela, Korban Tewas Bertambah Jadi 589 Orang