Suara.com - Direktur Pelindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia Kemenlu Judha Nugraha menyampaikan bahwa saat ini sudah ada empat tersangka yang ditetapkan dalam kasus dugaan kekerasan terhadap anak buah kapal (ABK) asal Indonesia di kapal Lu Qian Yuan Yu 117 dan Lu Qian Yuan Yu 118.
Empat orang tersangka itu terdiri dari tiga orang WNI dan satu warga negara China.
Judha mengungkapkan, WN China itu bekerja sebagai supervisor Lu Qian Yuan Yu 118. Penetapan sebagai tersangka itu ialah tindak lanjut dari penahanan dua kapal tersebut oleh otoritas penegak hukum di Indonesia.
"Proses investigasi tetap dilakukan oleh Polda Kepulauan Riau," kata Judha dalam penjelasannya secara virtual, Kamis (23/7/2020).
Kemenlu, dikatakan Judha, bakal siap memberikan fasilitas apabila diperlukan adanya kerjasama penyelidikan dengan pihak China melalui mekanisme mutual legal assistant.
Sementara itu, ABK yang bekerja di dua kapal itu berjumlah 18 orang dengan rincian 12 orang bekerja di kapal Lu Qian Yuan Yu 117 dan enam orang di kapal Lu Qian Yuan Yu 118. Saat ini mereka tengah dipersiapkan untuk dapat dipulangkan ke daerah masing-masing.
"Saat ini 18 orang tersebut berada di Batam dan sedang diproses kepulangan ke daerah asal masing-masinh melalui koordinasi yang dilakukan oleh BP2MI di Ganjung Pinang," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Aniaya ABK Indonesia, Satu WN China Ditahan Polda Kepri
-
Miris! ABK WNI Tewas di Kapal China, Kerap Dianiaya dan Tak Diberi Makan
-
Ditaruh di Freezer, Detik-detik Terkuaknya Mayat ABK WNI di Kapal China
-
Diduga Tewas Dianiaya, Mayat ABK WNI Disimpan di Freezer Kapal Asal China
-
Lagi! ABK Indonesia Meninggal di Kapal China, Diduga Tewas Dianiaya
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
QRIS Jadi 'Alat Bantu' Judi Online: Mengapa Sistem Pembayaran BI Ini Rentan Disalahgunakan?
-
Klaim Pakai Teknologi Canggih, Properti PIK2 Milik Aguan Banjir
-
6 HP Murah dengan Kamera Terbaik Januari 2026, Harga Mulai 2 Jutaan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
Terkini
-
50 Medsos Lokal Ramaikan ISMN Yogyakarta Meetup 2026, Bahas Kolaborasi di Era Digital
-
Diduga Disambar Petir, Lantai 5 Tzu Chi School PIK Terbakar: Kerugian Ditaksir Rp200 Juta
-
Gus Ipul Berkelakar soal Khofifah: Tiga Kali Pilgub Lawannya Sama, Bergantian Jadi Mensos
-
Waspada Banjir di Puncak Musim Hujan, Ini 5 Hal Penting yang Wajib Disiapkan
-
Rismon Siap Buka-bukaan di Sidang KIP Besok: Sebut Ijazah Gibran Tak Penuhi Dua Syarat Krusial
-
Tepis Isu Perpecahan Kabinet, Prabowo: Jangan Percaya Analisis Orang Sok Pintar di Medsos!
-
Kisah Warga Cilandak Timur Hadapi Banjir di Balik Tanggul Anyar
-
Megawati Hadiri Penutupan Rakernas I PDIP, Sampaikan Arahan dan Rekomendasi Partai
-
BNI Dukung Danantara Serahkan 600 Hunian Layak Pascabencana di Aceh Tamiang
-
Nota Perlawanan Kasus Dugaan Korupsi Chromebook Ditolak, Nadiem Makarim: Saya Kecewa