Berubah Status Menjadi Masjid
Hagia Sophia, yang dikenal oleh penutur bahasa Turki sebagai Ayasofya, diubah menjadi masjid atas perintah Sultan Mehmed pada tahun 1453.
Sultan Mehmed juga menugaskan renovasi bangunan setelah kerusakan dan penjarahan yang dilakukan oleh pasukan Ottoman selama pengepungan.
Sebuah menara dan mihrab juga dibangun dalam periode tersebut, untuk menjadikan bangunan itu sejalan dengan tradisi Islam.
Selama lima abad berselang, Hagia Sophia tetap menjadi tempat ibadah umat Islam sebelum pemimpin sekuler Turki, Mustafa Kemal Atatürk mengubah statusnya menjadi museum.
Museum Terbesar Dunia
Bangunan itu diubah menjadi museum oleh Kemal Atatürk pada 1935. Hagia Sophia menjadi rumah bagi peninggalan suci dan koleksi besar ikon Bizantium.
Dalam periode inilah, tepatnya pada 1985, bangunan megah kaya sejarah itu masuk dalam daftar Situs Warisan Dunia UNESCO.
Kembali Dikonversi Menjadi Masjid
Baca Juga: Papan Nama Masjid Hagia Sophia yang Baru
Sejak konversi Hagia Sophia menjadi museum, sejumlah permohonan dibuat untuk membalikkan keputusan ini dan menjadikan situs itu lagi sebagai tempat ibadah agama - Kristen atau Muslim, tergantung pihak mana yang meminta.
Presiden Turki Recep Tayyip Erdoan telah berbicara tentang mengubah museum kembali menjadi masjid sejak 2018, sebuah langkah yang dipuji oleh banyak Muslim Turki.
Pada 10 Juli, Dewan Sate Turki akhirnya membatalkan keputusan untuk menjadikan Hagia Sophia sebagai museum. Bangunan itu pun kembali menjadi rumah ibadah umat muslim.
Pembalikan itu dikecam oleh Gereja Ortodoks Rusia, dan kepala Gereja Katolik Roma Paus Francis dan Uskup Agung Ieronymos dari Gereja Ortodoks Yunani Athena dan Seluruh Yunani, dengan surat yang menyebut tindakan itu sebagai “provokasi”.
Kecaman itu direspon Turki dengan menegaskan bahwa keputusan yang dibuat sehubungan dengan status Hagia Sophia harus dianggap sebagai urusan "internal" negara tersebut.
Tag
Berita Terkait
-
LIVE STREAMING: Salat Jumat Pertama di Hagia Sophia
-
Suasa di Hagia Sophia Turki saat Salat Jumat Perdana
-
Sedang Berlangsung! Live Streaming Salat Jumat Bersejarah di Hagia Sophia
-
Agama Baru Gegerkan Warga: Tak Percaya Allah SWT dan Nabi Muhammad
-
Usai Diubah Jadi Masjid, Umat Muslim Kini Bisa Ibadah di Hagia Sophia
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati
-
Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah
-
Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu
-
Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Penghormatan Terakhir Jenderal Ryamizard Ryacudu: Disemayamkan di Kemhan, Dimakamkan di Kalibata
-
PSG Juara, Prancis Membara! 22.000 Polisi Tak Mampu Bendung Amuk Massa
-
Bom Sisa Perang Dunia II Meledak di Biak, 5 Tewas dan 3 Hilang
-
Update Rusuh di Paris Usai PSG Juara Liga Champions: 1 Orang Tewas 780 Ditangkap