Suara.com - Seorang ayah di Mesir nekat melemparkan tiga anak kandungnya yang masih kecil ke rel yang tengah dilewati kereta api.
Menyadur Gulf News, pria yang berusia 50 tahun ini langsung melarikan diri, meninggalkan ketiga anaknya yang tewas di tempat kejadian pada Jumat (24/7).
Anak-anak berusia empat, enam, dan delapan tahun itu tewas di lokasi kejadian begitu menghantam sebuah kereta yang sedang melakukan perjalanan dari kota Luxor selatan ke Kairo.
Usai ditemukan oleh otoritas berwenang, anak-anak malang itu langsung dibawa ke kamar mayat rumah sakit setempat.
Sementara, pihak kepolisian langsung melakukan pencarian terhadap pelaku yang berprofesi sebagai supir tersebut.
Polisi berhasil menemukan pelaku. Dari hasil investigasi, ditemukan fakta bahwa pria ini ternyata mengalami gangguan mental.
Disebutkan, ia tengah menjalani pengobatan selama satu setengah tahun.
Dalam beberapa tahun terakhir, media Mesir melaporkan serangkaian pembunuhan keluarga yang terjadi di negara konservatif itu.
Pekan lalu, seorang petani asal Mesir selatan mengaku telah membunuh ibu, istri, dan tiga putrinya sebelum membakar rumah keluarganya, dengan alasan akan menikah lagi dengan wanita lain.
Baca Juga: Dipicu Masalah Selingkuh, Jono Dibunuh Tetangga di Depan Istri
Sementara awal tahun ini, seorang wanita di utara Kairo yang mengalami gangguan jiwa, melemparkan dua anaknya dari balkon lantai empat rumahnya, sebelum akhirnya ikut terjun.
Kemudian pada 2019 lalu, pengadilan kriminal menghukum mati seorang dokter medis dari provinsi Delta Nil Kafr Al Shaikh dengan cara digantung usai kedapatan membunuh istri dan tiga anaknya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional