Suara.com - Sekretaris Kelurahan Serdang, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat Nur Hadiyat membenarkan Lurah Serdang terkonfirmasi positif COVID-19 usai mengikuti pemeriksaan tes usap massal di Puskesmas Kecamatan Kemayoran.
Kini, Lurah tersebut sedang menjalani isolasi mandiri di kediamannya.
"Jadi, dari tes usap itu terdapat hasil dua orang pegawai positif COVID-19 di Kelurahan Serdang, itu Ibu Lurah dan salah seorang Petugas Penanganan Sarana dan Prasarana Umum (PPSU) kami. Keduanya sudah dalam penanganan, Ibu Lurah sudah isolasi mandiri di rumahnya," kata Nur Hadiyat saat dihubungi, di Jakarta, Selasa.
Lebih lanjut, Nur mengatakan pihaknya telah menutup Kantor Kelurahan Serdang, namun ia memastikan pelayanan bagi masyarakat tetap berjalan dengan normal melalui sistem "drop box".
"Masyarakat memang tidak boleh dulu masuk ke dalam kantor karena kan masih ditutup. Tapi pelayanan masih jalan terus. Bagi masyarakat yang mengurus administrasi kepada Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) kami minta warga taruh berkasnya di kotak plastik atau "drop box", nanti akan dihubungi jika sudah selesai. Untuk pelayanan Dukcapil, kita ada loket khusus," ujar Nur Hadiyat.
Selama Lurah Serdang menjalani isolasi mandiri, tugas-tugasnya di lapangan sementara ini dikerjakan sementara oleh Sekretaris Kelurahan yaitu Nur Hadiyat.
Dikonfirmasi secara terpisah, Camat Kemayoran Asep Mulyaman mengatakan Kantor Kelurahan Serdang seharusnya terhitung mulai Selasa (28/7), sudah dapat kembali didatangi oleh masyarakat untuk pelayanan tatap muka.
"Seharusnya sudah bisa dibuka, kemarin memang tiga hari ke belakang itu kita bersihkan dan ditutup aksesnya untuk masyarakat," ujar Asep.
Lurah Serdang terkonfirmasi terinfeksi virus SARS-CoV-2 pada Jumat (24/7) bersama dengan satu orang anggota PPSU yang bekerja di bidang administrasi.
Baca Juga: 5 PNS di Kemayoran Positif Corona, Warga Dilarang Dekati Kantor Kelurahan
Temuan itu menyebabkan Kantor Kelurahan Serdang ditutup untuk dilakukan disinfeksi agar ruang-ruang yang digunakan dapat kembali steril.
Berita Terkait
-
Ambisi Besar Macan Kemayoran: Datangkan Shin Tae-yong, Persija Siap Dominasi Liga 1!
-
Shin Tae-yong Bakal Buang Banyak Pemain Asing Persija Jakarta
-
Targetkan Pendapatan Rp8 Triliun, Jakarta Fair 2026 Bakal Diramaikan Slank hingga J-Rock
-
Tolak Wacana Rusun, Korban Kebakaran Kemayoran Minta Pemerintah Bantu Bangun Rumah Lagi
-
Duka Warga Kebon Kosong: Rumah Hangus, Kini Terancam Digusur dari Lahan Setneg
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
'Bapak dan Anak Saya Juga Prajurit!' Isak Warga Diusir Paksa dari Asrama Eks Yon Zikon Lenteng Agung
-
Aksi Koboi Kades: Panjat Pagar dan Todong Pistol ke Warga Bekasi, Kini Disidik Polisi
-
Menenun Harapan Perempuan Penenun di Timur Indonesia Bersama Giro Kartini
-
Khofifah Bangga Program ADEM Cetak Generasi Papua Berprestasi, 51 Murid Lolos PTN
-
Lagi Ujian Diciduk Polisi! 2 Pelajar Palmerah Ditangkap usai Bacok Siswa SMK secara Acak
-
Satgas PRR Minta Optimalisasi TKD dan Hibah Antardaerah Tak Terhambat Birokrasi
-
Buntut Kasus Hanania, Menteri Haji: Sekarang Semua Travel Wajib Akreditasi!
-
Minta Anggaran Rp3,9 T Cuma Dikasih Rp728 M, Pigai: Kami Berprestasi Tapi Tak Pernah Diapresiasi DPR
-
Polri Rekrut Disabilitas: Bukan Cuma Staf, Berpeluang Duduki Jabatan Struktural!
-
Kapolri Jamin Takkan Serobot Kursi ASN: Polisi Masuk Kementerian Hanya Jika Diminta!