Suara.com - Polisi mengungkap perilaku aneh IM, pemuda 24 tahun yang menikam Imam Masjid Al Falah di Jalan Sumatra, Kota Pekanbaru Yazid Umar Nasution, beberapa hari lalu.
Kepala Polsek Pekanbaru Kota AKP Stevie Arnold, mengatakan perilaku aneh itu ditunjukkan tersangka saat observasi kejiwaan.
"Pelaku masih menutup diri. Uniknya, dia mau ngomong sama perawat perempuan," kata dia seperti diwartakan Antara, Selasa (28/7/2020).
Polisi hingga kini masih terus memeriksa kejiwaan tersangka. Langkah itu ditempuh mengingat tersangka sejak awal diproses menunjukkan gelagat yang tidak normal.
Bahkan, sejak hari pertama ditahan, dia ditempatkan di sel tahanan khusus Mapolresta Pekanbaru. Hasil observasi yang melibatkan dokter kepolisian dan ahli kejiwaan diperkirakan akan diketahui pada Rabu besok (29/7).
"Untuk saat ini tersangka masih dilakukan observasi sampai hari Rabu. Kondisi tersangka dalam keadaan sehat. Untuk progres pemeriksaan dari dokter ahli kejiwaan sudah mencapai 60 persen," jelasnya.
Imam Masjid Al Falah yang berlokasi di Jalan Sumatra, Kota Pekanbaru, Riau menjadi korban penikaman. Pelaku telah mendekam di rumah tahanan Mapolsek Pekanbaru Kota.
Aksi penikaman itu terjadi pada Kamis malam (23/7) saat imam masjid paripurna Al Falah yang selalu ramai jemaah itu, Yazid Nasution tengah memimpin doa usai salat Isya.
Tiba-tiba, seorang pria berkaos biru datang dari arah mimbar. Aksi penikaman yang terekam kamera CCTV dan viral di media sosial itu terlihat pelaku berusaha menikam korban saat tengah menunduk dan berdoa.
Baca Juga: Sadis, Detik-detik Imam Masjid di Pekanbaru Ditusuk saat Zikir
Tiba-tiba, dari arah ruang pengurus masjid pelaku datang dengan menggenggam pisau dapur. Dia pun menghunuskan pisaunya tepat ke arah dada imam masjid.
Beruntung, Yazid selamat dalam insiden tersebut. Jemaah yang tersadar langsung mengejar pelaku. Sementara pisau yang digunakan terlihat bengkok.
Hendra, salah seorang jemaah shalat isya yang berada di dalam masjid saat kejadian mengatakan jemaah langsung menutup rapat pintu keluar masjid usai penikaman itu terjadi. Pelaku berhasil diamankan tak lama kemudian dan dijemput aparat kepolisian sektor Pekanbaru Kota.
Menurut Hendra, sang imam hanya mengalami sedikit luka lecet pada bagian dada. (Antara).
Berita Terkait
-
Tewas Gegara Mabuknya Rese, Ahmad Ternyata Ditusuk Sekuriti Kafe di Kemang, Pelaku Buron!
-
Tusuk Rizky Alam Hingga Tewas, Residivis Septian Adil Klaim Bawa Badik Buat Acara Bakar Ayam Bareng
-
Kasus Penusukan Meningkat, Korea Kaji Ulang Hukum bagi Pasien Gangguan Jiwa
-
Kakek Penjaga Konter Pulsa di Depok Tewas Ditusuk, Pembunuhnya Buron
-
Terbakar Api Cemburu, Pria Di Tangerang Tusuk Calon Suami Mantan Istri Hingga Tewas
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
Nyawa Donald Trump Terancam, Keamanan Gedung Putih Jebol Diteror Mobil Van
-
Dari Semua Penjuru Mata Angin, Rudal Iran dan Roket Hizbullah Hantam Wilayah Israel
-
Spanyol Tarik Permanen Dubes dari Israel, Ketegangan Diplomatik Makin Memanas
-
Garda Revolusi Iran: Hai Musuh-musuh Kami, Menyerah atau Hancur Lebur!
-
Detik-detik Rudal Iran Hantam Israel: 5 Jam Hening, Sirene Berbunyi, Duaarrr!
-
Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
-
Memahami Status Siaga 1 TNI: Ancaman Global, Kritik Pengamat, dan Apa Dampaknya bagi Publik?
-
Sekolah Rakyat Permanen di Sigi dan Lombok Tengah Diminta Gus Ipul Segera Dipercepat
-
Perkuat Pendidikan, Wamensos Dukung Pembangunan Sekolah Rakyat Maybrat
-
Anies Ingatkan Indonesia Tak Boleh Bungkam di Tengah Ketidakadilan Global: Ada Kontrak dengan Dunia