Suara.com - Seekor kucing betina dinyatakan positif terpapar virus corona dari sang majikan dan menjadi kasus pertama yang ditemukan di Inggris.
Menyadur The Guardian, Selasa (28/7/2020), seekor kucing betina berjenis Siam menjadi hewan pertama di Inggris yang terpapar virus corona. Kucing asal Inggris Selatan tersebut diyakini tertular virus dari pemiliknya pada bulan Mei.
Awalnya kucing tersebut didiagnosis oleh dokter hewan setempat terkena herpes kucing. Tetapi sampel dari kucing diuji positif terkena virus Sars-Cov-2 pada bulan Juni saat ikut program skrining virus corona untuk ratusan kucing di Pusat Penelitian Virus Glasgow.
Sampel kucing itu kemudian diuji kembali di Laboratorium Kesehatan Tanaman Hewan di Weybridge pekan lalu yang juga mengkonfirmasi bahwa terinfeksi Covid-19.
Kucing berusia enam tahun tersebut hanya mengalami gejala ringan termasuk sesak napas dan keluarnya cairan hidung dan sudah sembuh.
Margaret Hosie, profesor virologi komparatif di Universitas Glasgow, yang memimpin program pengetesan Covid-19 pada kucing, menyarankan pemilik kucing untuk selalu menjaga kebersihan dengan hati-hati.
"Jika Anda memiliki tanda-tanda pernapasan, maka pastikan untuk menutup mulut saat batuk atau bersin, dan cuci tangan Anda sebelum memegang kucing Anda. Jangan mencium kucing. Jangan biarkan kucing tidur di tempat tidur bersama Anda, dan jangan berbagi makanan dengan kucing." jelas Prof Margaret dikutip dari The Guardian.
Dia mengaku terkejut saat mengetahui kucing siam, jenis yang memiliki bulu pendek, dapat tertular virus Covid-19. "Saya kira kucing dengan bulu lebih tebal akan lebih siap untuk menangkap bersin atau tetesan batuk. Tetapi Anda tidak dapat menarik signifikansi dari itu." jelasnya.
Dia menekankan bahwa hanya segelintir kucing di seluruh dunia yang dites positif terkena virus corona dan tidak ada bukti bahwa hewan-hewan itu dapat menularkan kepada manusia.
Baca Juga: Jurgen Klopp Dinobatkan Sebagai Manajer Terbaik
"Kami sangat ingin mengidentifikasi [kasus] Inggris karena hal itu memungkinkan kami untuk bekerja memahami transmisi. Temuan yang cukup langka. Kami selalu tertarik pada penyakit zoonosis - penyakit yang dapat ditularkan antara manusia dan hewan - untuk melihat apakah ada evolusi dalam virus
"Saat ini virus kucing yang ada di Inggris terlihat sangat mirip dengan semua virus kucing lain yang diisolasi di Eropa, AS, dan Hong Kong. Kami tidak punya bukti bahwa virus telah berubah sebelum dapat menginfeksi kucing." papar Prof Margaret.
Pada awal April, British Veterinary Association menciptakan kepanikan di antara pemilik kucing setelah presidennya, Daniella Dos Santos menyarankan bahwa 10,9 juta kucing di Inggris harus dipelihara di rumah selama pandemi.
Setelah situs webnya mogok, BVA dipaksa untuk mengklarifikasi bahwa hanya pemilik yang melakukan isolasi mandiri yang harus memelihara binatang peliharaan mereka di dalam ruangan jika memungkinkan.
"Sangat penting bahwa tidak ada yang harus panik. Ada beberapa kasus kecil di seluruh dunia di mana hewan peliharaan terinfeksi covid dan tidak ada bukti bahwa hewan peliharaan dapat menularkan covid kepada pemiliknya." ujar Dos Santos.
Dos Santos mengulangi saran BVA bahwa pemilik kucing yang telah positif Covid-19 atau memiliki gejala harus menjaga kucing mereka di dalam ruangan jika memungkinkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
IHSG Berpotensi Rebound, Saham Farmasi Meroket Imbas Temuan Terapi Kanker Termutakhir
-
Kepala SPPG di Jember Mabuk dan Berantem dengan Relawannya Sendiri
-
Festival Motor Lintas Genre Throttle Land 2026 Siap Manjakan Pecinta Roda Dua Jakarta
-
Dokter dan Nakes Viral Komentar Nirempati, FKKMK UGM Sebut Pembekalan Etika Bermedsos Sejak Maba
-
Petaka Cemburu Buta di Kamar Asrama: Mahasiswa Kesehatan di Malang Habisi Nyawa Sahabat Sendiri
-
Daftar Bank Penerbit Kartu Kredit Indonesia (KKI) Bebas Biaya dan Ketentuannya
-
Dinkes DIY Siapkan 240 Kg Obat untuk Korban Gempa NTT, Pastikan Stok Jogja Tak Tertanggu
-
Modifikasi BMW Passato dari Indonesia Siap Tampil di SEMA Show 2026 Las Vegas
-
Petani Bakal Bisa Pinjam Modal dengan Jaminan Hasil Panen, Bunga 6 Persen
-
Dari Telur Asin hingga Beras Biosalin, Kisah Ibu-ibu Mangunharjo Merajut Kemandirian Lewat Mami Sera