News / Nasional
Senin, 16 Februari 2026 | 17:19 WIB
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Anang Supriatna. (Suara.com/Faqih)
Baca 10 detik
  • Kejaksaan Agung (Kejagung) membantah keras isu viral uang Rp920 miliar hasil penggeledahan rumah pejabat pajak terkait korupsi.
  • Kapuspenkum Kejagung memastikan belum ada penggeledahan terkait dugaan manipulasi pajak sebagaimana diberitakan di media sosial.
  • Uang Rp920 miliar yang disebutkan dalam hoaks tersebut sebenarnya berasal dari kasus makelar kasus atas nama Zarof Ricard.

Suara.com - Kejaksaan Agung membantah adanya temuan uang senilai Rp920 miliar dari hasil penggeledahan rumah pejabat pajak terkait dugaan korupsi manipulasi nilai pajak.

Isu tersebut beredar melalui akun TikTok dan kemudian menjadi viral di media sosial. Dalam narasinya disebutkan bahwa Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bersama Kejaksaan Agung disebut-sebut melakukan penggeledahan terhadap rumah pejabat Pajak hingga petinggi Djarum.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna, mengatakan informasi tersebut tidak benar. Pihak Kejagung belum melakukan penggeledahan dalam perkara dimaksud.

“Pihak kejaksaan membantah terhadap pemberitaan yang tersebar terkait penggeledahan tersebut,” kata Anang di Jakarta, Senin (16/2/2026).

“Dan kami pastikan itu hoax,” imbuhnya.

Ia menyebut tumpukan uang senilai Rp920 miliar tersebut berasal dari kasus Zarof Ricard dalam perkara makelar kasus.

Sebelumnya, beredar informasi di media sosial mengenai penggeledahan yang diklaim dilakukan oleh Kejagung terhadap rumah para pejabat pajak.

Penggeledahan tersebut diklaim sebagai upaya membongkar dugaan manipulasi pajak yang telah dilakukan selama bertahun-tahun.

Bantahan juga disampaikan melalui akun Instagram @ppid.kemenkeu. Dalam unggahannya, akun tersebut meminta masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap penyebaran berita bohong.

Baca Juga: Viral Kejagung Geledah Rumah Pejabat Pajak Temukan Rp 920 Miliar, Kemenkeu Pastikan Hoaks

“Masyarakat diharapkan waspada terhadap penyebaran berita bohong yang mengatasnamakan Menteri Purbaya,” ucap akun tersebut.

Load More