Suara.com - Satu orang staf Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) dinyatakan terinfeksi positif Covid-19. Sehingga sejak hari ini, kantor yang terletak di Jalan Latuharhary No. 4b, RT1/RW4, Menteng, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat itu ditutup sementara selama sepekan.
"Kantor ditutup seminggu ke depan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19," kata Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara kepada Suara.com, Rabu (29/7/2020).
Hari ini semua area, mulai di dalam dan luar gedung lembaga negara pembela HAM itu dibersihkan dengan dilakukan penyemprotan dengan disinfektan. Kemudian dilakukan penyegaran sirkulasi udara di semua ruang gedung tersebut.
Selain itu juga dilakukan lacak jejak staf Komnas HAM yang positif guna mencegah dan memutus rantai penyebaran wabah tersebut.
"Tracing dilakukan. Seluruh penghuni kantor diminta rapid test dan staf yang pernah kontak dengan staf yang positif ikut PCR," terangnya.
Sementara itu, kasus Covid-19, di klaster perkantoran Jakarta belakangan ini semakin meningkat. Hingga sekarang ini sudah ada 440 pegawai yang terjangkit virus corona.
Angka itu diketahui berdasarkan data dari Satgas Covid-19 yang diterima Suara.com. Para pegawai itu tersebar dari 68 kantor berbagai bidang di ibu kota.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Dwi Oktavia membenarkan data yang beredar tersebut. Menurutnya angka ini harus menjadi teguran untuk masyarakat semakin waspada.
"Iya benar, ini menjadi kewaspadaan kita bersama," ujar Dwi saat dikonfirmasi, Selasa (28/7/2020).
Baca Juga: Satu Staf Komnas HAM Terkonfirmasi Positif Covid-19
Karena itu, ia meminta agar masyarakat selalu waspada dan menerapkan protokol pencegahan penularan corona. Penggunaan masker, jaga jarak aman, dan menjaga kebersihan harus selalu dilakukan.
Tidak hanya di lingkungan kantor, saat di luar ketika perjalanan berangkat atau pulang juga protokol harus dijalankan.
"Pakai masker wajib dan jaga jarak aman. Saat makan siang jangan berkerumun, ngobrol berhadap-hadapan dari jarak dekat," jelasnya.
Sirkulasi udara ketika di dalam kantor juga disebutnya harus dijalankan seperti rutin membuka jendela di ruang tertutup. Lalu jika merasa tidak sehat disarankan agar di rumah saja.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien