Suara.com - Tim bantuan hukum Front Pembela Islam (FPI) resmi melaporkan Budi Jarot terkait dugaan kasus penghinaan terhadap Rizieq Shihab.
Budi dilaporkan lantaran dinilai telah menghina ulama sekaligus pentolan FPI, dengan menyebut Rizieq sebagai sampah dan pengkhianat negeri.
Laporan tersebut dilayangkan Teuku Syahrial selaku terlapor kepada Polda Metro Jaya, Jakarta, pada Kamis (30/7/2020). Berdasar surat yang diterima Suara.com, laporan tersebut teregistrasi dengan Nomor: LP/4481/VII/YAN.25/2020/SPKT PMJ, Tanggal 30 Juli 2020.
"Kita sebagai negeri dengan dasar hukum makanya kita memproses secara hukum, secara konstitusi," kata Aziz Yanuar selaku pengacara Teuku Syahrial.
Aziz menilai, pernyataan Budi yang menyebut Rizieq sebagai sampah dan pengkhianat negeri merupakan bentuk penghinaan sekaligus provokatif.
Bahkan, dia mengklaim memiliki bukti bahwa pernyataan tersebut sengaja diviralkan oleh yang bersangkutan.
"Kita ada bukti pihak mereka ada yang ngomong 'sudah diviralkan? Sudah videokan? Ayo divideokan nanti diviralkan' gitu. Jadi artinya mereka memang sengaja," ujar Azis.
Sepanduk Rizieq Tak Mempan Dibakar
Jagat media sosial sempat dihebohkan dengan beredarnya video spanduk bergambar pentolan FPI Rizieq Shihab tak mempan dibakar oleh sejumlah pendemo.
Baca Juga: Heboh Spanduk Rizieq Shihab Dibakar, FPI akan Polisikan Budi Djarot
Meski pendemo telah menyulut api, namun ternyata api yang berkobar pada spanduk tersebut hanya bertahan beberapa detik saja, kemudian padam.
Video tersebut diunggah oleh akun Twitter @ar1pangeran. Tampak sejumlah orang mengenakan pakaian merah putih menggelar demo di depan kantor DPR RI, Senayan, Jakarta, pada Senin (27/7).
Mereka menolak Rizieq Shihab kembali ke Indonesia dan menyebut Rizieq sebagai sampah dan pengkhianat bangsa.
"Manusia di foto ini adalah sampah. Dia tidak berguna lagi. Jadi tidak ada tuntutan kita mencemarkan nama baik karena dia sudah mengkhianati negeri ini, tak mengakui kemenangan pak Jokowi," teriak orator dalam video seperti dikutip Suara.com, Selasa (28/7).
Aksi pembakaran sepanduk bergambar pentolan FPI Rizieq Shihab itu pun menuai komentar dari sejumlah tokoh.
Mereka menentang dan mempertanyakan maksud dan tujuan daripada aksi tersebut.
Komentar tersebut, salah satunya disampaikan oleh Felix Siauw. Ustaz sekaligus pendakwah tersebut menyampaikan kegeramannya terhadap pendemo yang menolak khilafah hingga membakar dan menyobek spanduk bergambar Rizieq.
Felix lantas menduga bahwa aksi tersebut didalangi oleh 'PKI' yang diplesetkannya menjadi kepanjangan dari Partai Klepon Indonesia.
"Di Indonesia hanya satu kelompok yang nyata-nyata menunjukkan kebencian pada ulama. Saya tak bisa memastikan, hanya menduga keras, sebab Partai Klepon Indonesia ini memang punya cara yang khas yaitu cara-cara nir-agama, anti-agama," ujar Felix melalui akun Instagram miliknya @felixsiauw seperti dikutip Suara.com, Selasa (28/7).
Berita Terkait
-
Heboh Spanduk Rizieq Shihab Dibakar, FPI akan Polisikan Budi Djarot
-
Rizieq Larang Salat di Masjid: Bukan Takut Corona, Kita Tawakal ke Allah
-
Arab Waspada Corona, Denny Siregar Sindir Habieb Rizieq: Aku tuh Kangen..
-
CEK FAKTA: Habib Rizieq Shihab Terancam Dipancung di Arab, Benarkah?
-
Jadi Sorotan, Ini 4 Poin Pidato Rizieq Shihab di Reuni 212
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
32 Ibu Hamil Lolos Skrining Latsarmil, Komnas Perempuan Bongkar Bobroknya Seleksi SPPI!
-
Kasus GMS di SMA Strada Bukti Kegagalan Sistemik Negara Lindungi Siswa Disabilitas
-
Sindir Prabowo Soal 'Kebocoran', JPPI: Program MBG Pelaku Utama Pencaplok Dana Guru!
-
Skandal Suap Hutan Kuansing Merembet ke Kemenhut, Peran Pusat Kini Mulai Didalami!
-
Dulu Disekap, Kini Dipolisikan! Karyawan Toko Padel Jaksel Diduga Curi 10 Raket
-
Ada di Rumah Saat OTT, Istri Kedua Bupati Kuansing Sempat Diamankan KPK Terkait Suap Jabatan
-
TikTok PHK Ratusan Karyawan Posisi Penting di Irlandia, Lebih Pilih Pakai AI
-
Harga BBM Non Subsidi Malaysia Turun, Segini Jadinya
-
Kenapa Malaysia Terapkan 2 Hari WFH untuk PNS Mulai Agustus 2026?
-
Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak