Suara.com - Seorang pria di Yordania menembak tiga saudaranya karena perselisihan dalam keluarga. Menyadur Gulf News pada Minggu (02/08/2020) pria ini sempat kabur sambil membawa senjata api.
Peristiwa ini terjadi tepat saat umat Islam merayakan hari Idul Adha. Media setempat melaporkan insiden ini terjadi di Provinsi Balqa, Amman.
Tiga saudara perempuan yang ia tembak tak langsung meninggal, semuanya menghembuskan nafas terakhir setelah mendapat perawatan dan upaya penyelamatan.
Pria yang sebelumnya sempat melarikan diri ini akhirnya meyerahkan diri ke kantor polisi pada hari Sabtu pagi.
Berdasarkan keterangan, ketika itu pelaku sedang terlibat dalam perselisihan keluarga dan ia malah menembak tiga saudara perempuannya.
Operasi pencarian dimulai pada hari Jumat malam setelah pelaku kabur dari tempat kejadian tapi keesokan harinya, ia menyerahkan diri sambil membawa dua senjata api.
Kasus ini memicu kemarahan publik di media sosial Yordania. Banyak orang menyatakan kemarahan mereka tentang meningkatnya kasus pembunuhan wanita di Yordania dalam beberapa pekan terakhir.
"Seperti biasa, pembunuh akan pergi setelah apa yang dia lakukan dan mengatakan aksinya sebagai pembunuhan demi kehormatan.," tulis warganet Yordania.
"Jika kami memiliki hukum yang layak, kasus pembunuhan seperti itu akan berhenti," sembari mengungkapkan rasa putus asa atas kasus ini di Facebook.
Baca Juga: Jarang Terjadi, Tank Amerika Tembak 'Temannya' Sendiri saat Latihan Militer
"Hukuman harus lebih keras untuk mencegah penjahat yang abai terhadap kehidupan manusia," tulis yang lain."
Peristiwa ini terjadi dua minggu setelah seorang wanita muda, yang hanya dikenal sebagai Ahlam, dibunuh oleh ayahnya di Balqa.
Menurut para saksi, Ahlam sebelumnya diduga menghadapi kekerasan dalam rumah tangga selama bertahun-tahun.
Ia lari dari rumahnya dengan darah di sekujur tubuhnya sambil berteriak minta tolong. Ayahnya mengejarnya dengan batu bata dan diduga memukulinya sampai mati.
Saksi mata mengatakan pelaku sempat merokok dan minum teh di sebelah mayat anaknya setelah membunuh.
Media setempat mengatakan, sang ayah didakwa atas pembunuhan itu setelah muncul di hadapan Pengadilan Kriminal Agung di Amman.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
Terkini
-
Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
-
Sibuk Bolak-Balik Jakarta-Bali, Ini Standar Hunian Nyaman dan Fungsional Versi Christian Sugiono
-
Praktis Dibawa Berpergian! 4 Brightening Cleansing Wipes Buat Wajah Cerah
-
Tanpa Pelantikan, Prabowo Resmi Angkat Kuntadi sebagai Jampidsus
-
7 Motor Kuat Nanjak dan Angkat Barang Berat tapi Irit Bensin, Harga 5 Jutaan
-
Bisakah Label dan Pajak Karbon pada Pangan Tekan Emisi Tanpa Bebani Konsumen? Peneliti Ungkap Ini
-
4 Ide OOTD Romantic Soft Girl ala A-na Hearts2Hearts yang Super Gemas!
-
Purbaya Tegaskan Kebijakan Layer Tarif Cukai Rokok Berlaku Tahun Ini, Tinggal Tunggu DPR
-
Jadwal Perempat Final VNL Putri 2026, 22-23 Juli: Brasil Hadapi Jepang
-
Wali Kota Muslim New York Zohran Mamdani Batal Tangkap Benjamin Netanyahu, Kenapa?