Suara.com - Sedikitnya 10 orang tewas akibat kebakaran besar terjadi di pusat perawatan dan karantina Covid-19 di Kota Vijaywada di bagian tenggara India, Minggu pagi (9/8/2020), kata para pejabat.
"Beberapa orang yang terperangkap dan terluka telah diselamatkan dan dipindahkan ke rumah sakit pemerintah," kata Lakshmi, seorang polisi di ruang kendali polisi dilansir laman Antara, Senin (10/8/2020).
Komisaris polisi B Srinivasulu kepada wartawan di tempat kejadian memberikan penjelasan bahwa kru darurat menyelamatkan hingga 20 pasien dan staf medis dari pusat tersebut yang bertempat di sebuah hotel, dan membawa mereka ke rumah sakit.
Laporan awal menunjukkan, kebakaran itu disebabkan korsleting di pusat perawatan, menurut polisi dan petugas pemadam kebakaran.
Rekaman televisi menunjukkan penyelamat mengenakan masker wajah dan pakaian pelindung membawa korban keluar dari gedung menggunakan troli.
Perdana Menteri Narendra Modi mengatakan melalui Twitter bahwa dia merasa "sedih" dan telah membahas situasi tersebut dengan Kepala Menteri Andhra Pradesh Jagan Mohan Reddy.
Reddy mengatakan, negara akan membayar kepada keluarga korban masing-masing 5 juta rupee (sekitar Rp 981 juta).
Pekan lalu, delapan pasien Covid-19 tewas dalam kebakaran yang terjadi di bangsal perawatan intensif sebuah rumah sakit swasta di Kota Ahmedabad, India barat.
Baca Juga: Gadis Usia 16 Tahun Nekat Curi HP Demi Bayar Sekolah, Korban Terenyuh
Berita Terkait
-
Longsor di India Selatan, Lima Tewas dan 80 Orang Terjebak
-
Pesawat Air India Express Jatuh hingga Terbelah Dua, Kotak Hitam Ditemukan
-
Pesawat Air India Express Jatuh hingga Terbelah Dua, 18 Orang Tewas
-
Gantikan Wisma Wanagama, Puskesmas II Ponjong untuk Karantina COVID-19
-
Satu TKA Asal India di Batam Terkonfirmasi Positif Corona
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
'Ada Bukti Transfer Uang'! Pengakuan Saksi dalam Kasus Suap Impor Bea Cukai
-
Jangan Tunggu Rakyat Menjerit! Guru Besar UMY Minta Pemerintah Evaluasi Kebijakan Energi Nasional
-
Sita Bom Molotov! Polisi Tangkap 2 Orang Diduga Ingin Tunggangi Demo Mahasiswa di Jakarta
-
Pegawainya Terjaring OTT KPK, Pengawasan Internal BPK Dinilai Gagal Total
-
IKN Tidak Urgent! DPR Diminta Tolak Tambahan Anggaran Rp15,5 Triliun
-
Siasat Penjual Es Teh di Demak Jadi Kedok Edarkan Sabu, Ternyata Residivis dan DPO!
-
Pramono Respons Demo Mahasiswa di HI: Silakan Protes, Jangan Rugikan Publik
-
'BBM Kalian Mahal!' Riuh Klakson Pengendara di Sudirman Dukung Demo Mahasiswa
-
ICW: Audit BPK Jadi Komoditas Dagang, WTP Cuma Alat Pencitraan Politik
-
MBG Watch Curiga Narasi Selamatkan Aset Motor Listrik Hanya Tutupi Proyek Bermasalah