Suara.com - Kotak hitam pesawat Air India Express yang mengalami insiden kecelakaan hingga badan pesawat terbelah dua di bandara Kozhikode, Kerala ditemukan, petugas akan segera mengungkap penyebab kecelakaan.
Menyadur Gulf News, Sabtu (8/8/2020), Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil (DGCA), instansi yang menyelidiki kecelakaan pesawat Air India Express di bandara Kozhikode menemukan kotak hitamnya pada hari Sabtu (8/8/2020).
Penerbangan yang membawa pulang warga India yang terlantar di Dubai akibat pandemi Covid-19 tersebut dipimpin oleh pilot veteran DV Sathe dan co-pilot Akhilesh Kumar.
Menurut pedoman penerbangan, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara akan melakukan penyelidikan rinci dan mengidentifikasi penyebab kecelakaan yang sebenarnya.
Pesawat Boeing 737 tersebut mendarat landasan di Kozhikode di negara bagian Kerala pada Jumat malam, menabrak tanggul hingga badan pesawat terbelah menjadi dua, menurut laporan pertama.
Akibat insiden tersebut, 18 orang meninggal termasuk pilot dan co-pilot akibat luka parah yang dideritanya, sedangkan ratusan penumpang mengalami luka-luka.
Kozhikode Bandara yang Tricky.
Bandara Kozhikode dianggap sebagai bandara yang tricky karena memiliki landasan pacu di atas bukit dengan turunan curam di salah satu ujungnya.
Negara bagian Kerala dilanda banjir besar dalam beberapa hari terakhir dan hujan lebat mengguyur bandara selama beberapa jam sebelum pesawat itu mendarat.
Baca Juga: Pencarian Kotak Hitam Pesawat Jatuh di Danau Sentani
"Itu adalah bencana yang menunggu untuk terjadi. Sudah lama kami meminta landasan pacu di atas lembah untuk diperpanjang hingga 12.000 (3.600 meter) kaki," ujar Dr Azad Moopen, pendiri Aster MIMS Hospital.
"Saat ini panjangnya hanya 9.000 kaki (2.700 meter). Kami berharap usulan tersebut dapat segera diwujudkan." sambung Dr Moopen.
Terbelah menjadi dua
Media India mengutip pejabat kontrol lalu lintas udara dan situs web pelacak penerbangan yang menunjukkan bahwa pesawat Boeing 737 dua kali berputar dan mulai mendarat sebelum jatuh saat mencoba ketiga kalinya.
Pesawat itu berulang kali 'melompat-lompat' dalam hembusan angin sebelum mendarat, kata korban selamat kepada televisi India.
Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Perhubungan Udara) hanya mengatakan bahwa pesawat itu terus melaju ke ujung landasan pacu di tengah hujan lebat dan "jatuh ke jurang dan terbelah menjadi dua".
Sopir taksi dan pedagang lokal bergabung dengan staf penyelamat bandara untuk membantu mengevakuasi korban dari reruntuhan dalam gelap dan basah.
Kecelakaan serupa terjadi di India pada tahun 2010 ketika sebuah Air India Express Boeing 737-800 dari Dubai ke Mangalore mengalami kejadian yang sama dengan insiden yang baru terjadi.
Kecelakaan itu menewaskan 158 orang dan terdapat delapan orang selamat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement