Suara.com - Ketua Cyber Indonesia, Husin Alwi Shihab angkat bicara mengenai aksi protes logo HUT RI ke-75 mirip simbol salib.
Husin memberikan sindiran halus namun dalam bagi orang-orang yang memprotes logo tersebut.
Sindiran itu disampaikan oleh Husin melalui akun Twitter miliknya @husinshihab. Husin mengunggah foto logo HUT RI ke-75 yang diprotes oleh ormas Islam.
"Ini logo HUT RI ke-75 yang diprotes minta diubah oleh DSKS karena berbentuk salib," kata Husin seperti dikutip Suara.com, Senin (10/8/2020).
Masih dalam cuitan yang sama, Husin menganalogikan salib yang ditakuti oleh bangsa setan dan iblis.
Ia mengaitkannya dengan orang-orang yang memprotes logo tersebut.
"Salib itu ditakuti setan. Tanda-tanda orang nggak beriman dia akan ketakutan saat melihat simbol agama lain. Jadi mereka itu kayak...??" cuit Husin.
Cuitan Husin tersebut langsung menjadi sorotan publik. Banyak warganet yang memberikan komentar berupa sindiran serupa atas aksi protes logo HUT RI ke-75 mirip salib.
Sejumlah tokoh politik menanggapi ulah yang dilakukan oleh ormas Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS) yang memprotes logo HUT RI ke-75 mirip salib.
Baca Juga: Logo HUT RI Mirip Salib, Politikus hingga Pengamat Beri Respons Kocak
Logo yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat untuk menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus mendatang dituding menyerupai simbol salib. Mereka menuntut logo tersebut dicopot dan diganti.
Menanggapi hal itu, politikus Parta Solidaritas Indonesia, Guntur Romli menanggapi dengan kalimat satir.
Guntur menyebut bahwa banyak benda yang bentuknya mirip salib itu hal yang wajar. Layang-layang juga memiliki bentuk serupa.
"Apakah mereka yang protes dan nuduh logo kemerdekaan juga akan protes dan haramkan layang-layang karena dilihat seperti salib? Kalau mereka diikuti, masyarakat ini akan ikutan sakit," tulis Guntur Romli.
Sementara itu, Ketua DPP Partai Nasdem, Martin Manurung juga mengganggapi hal tersebut. Ia berkomentar bahwa lambang bendera Turki juga ada demikian.
"Ada lambang Turki juga. Garis-garis datar itu bagian dari bendera Amriki," Ucap Martin.
Berita Terkait
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Eksaminasi 9 Pakar Hukum UI dan UGM: Putusan Kerry Riza Hasil dari Unfair Trial
-
Boni Hargens Launching Buku Ilmu Politik, Singgung Soal Pernyataan Saiful Mujani, Termasuk Makar?
-
Dasco: Bupati Tulungagung yang Kena OTT KPK Bukan Gerindra, Wakilnya Baru Kader
-
Panas Diendus KPK, Pengamat Tantang Polri Ungkap Produksi Rokok Ilegal
-
Pesan Menohok Foke soal Beasiswa LPDP: Anak Betawi Nilainya Harus 11 untuk Bisa Jadi Tuan di Jakarta
-
Ratusan Dapur MBG Di-Suspend! BGN Temukan Masalah Serius dari Menu hingga Higiene
-
Lebaran Betawi 2026 Meriah di Lapangan Banteng, Pramono: Ini Identitas Asli Jakarta
-
Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Komnas HAM Tunggu Izin Panglima TNI Periksa 4 Prajurit
-
Fakta Baru OTT di Tulungagung: Adik Bupati Juga Ikut Diamankan KPK
-
Proyek Dikebut! Stasiun JIS Siap Beroperasi Juni 2026, Warga Bisa Naik KRL Langsung ke Stadion