3. Amerika Serikat
Negara sebesar Amerika Serikat turut terkena resesi yang merupakan dampak dari pandemi Covid-19.
Melansir Skynews, pertumbuhan ekonomi negara pimpinan Presiden Donald Trump itu dilaporkan minus 32,9 persen pada kuartal II tahun ini.
Kondisi itu berbanding cukup jauh dengan pertumbuhan ekonimi di kuartal I tahun 2020 yang hanya mengalami minus 5 persen.
4. Jepang
Jepang turut menjadi korban resesi ekonomi di tengah pandemi Covid-19. Penyebabnya serupa, pengeluaran konsumen merosot di tengah pembatasan sosial.
Menyadur Japan Times, produk domestik bruto (PDB) Jepang menyusut 3,4% tahunan di kuartal Januari hingga Maret.
5. Kuartet Eropa
Resesi juga menyasar negara-negara Eropa. Selain Inggris, setidaknya Italia, Spanyol, Prancis dan Jerman turut jadi korban kekejaman pandemi Covid-19.
Baca Juga: 2 Staf Sekwan Positif Corona, 55 Anggota DPRD Kabupaten Bogor Tes COVID-19
Menyadur DW, Produk domestik bruto (PDB) Jerman menyusut sebesar 2,2% pada kuartal pertama.
Penurunan ini menjadi yang terparah sejak krisis keuangan global pada 2008, dan terparah kedua setelah reunifikasi Jerman.
Sementara bagi Italia, Spanyol, dan Prancis, ini menjadi salah satu resesi terburuk yang pernah dialami.
Menyadur Euractiv, tahun ini pengeluaran Italia akan turun 11,2%, sementara Spanyol akan turun sebanyak 10,9%.
Dari tiga negara itu, Prancis menjadi yang mengalami resesi terparah. Negara yang dipimpin Emmanuel Macron mengalami penurunan pengeluaran sebanyak 10,6%.
Kabar baiknya, perekonomian ketiga negara ini diperkirakan bakal bangkit kembali tahun depan dengan pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) sebesar 6,1% untuk Italia, 7,1% untuk Spanyol, dan 7,6% untuk Prancis.
Tag
Berita Terkait
-
Dihantam Pandemi Virus Corona, Inggris Resmi Resesi
-
Pertumbuhan Ekonomi Minus, Akankah Indonesia Mengalami Resesi?
-
Filipina Resmi Resesi Ekonomi Akibat Pandemi Virus Corona
-
Masyarakat Diminta Tak Panik Jika Indonesia Dinyatakan Resesi
-
Korea Selatan Resesi, Ekonom Ini Sebut Menguntungkan Buat Indonesia
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM
-
Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa
-
Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut
-
Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang
-
Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19
-
Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps
-
Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli
-
Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir
-
Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani