Suara.com - Anggota DPR sekaligus Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mengatakan, ada potensi bahaya dalam pernyataan artis atau influencer yang belakangan secara mendadak turut serta berbicara mengenai RUU Cipta Kerja.
Bahkan dalam media sosialnya, sejumlah artis tersebut mendukung kehadiran RUU Cipta Kerja.
Menurut Mardani, apa yang disampaikan para artis terkait dukungannya terhadap RUU Cipta Kerja berbahaya.
Sebab, mereka dinilai sekadar membuat pernyataan dukungan tanpa membaca dan mengetahui lebih dulu apa sebenarnya RUU Cipta Kerja. Padahal, mayoritas publik justru menolak.
"Ini sesuatu yang sangat berbahaya ketika muatan RUU Cipta Kerja tidak disampaikan secara lugas kepada masyarakat apa saja dampaknya. Tiba-tiba sudah ada, quote and unquote, buzzer yang mendukung. Buat saya ini pembodohan publik. Harusnya dijelaskan apa yang isi RUU, apa dampaknya secara jujur kepada masyarakat," tutur Mardani, Jumat(14/8/2020).
Mardani bahkan menyamakan artis maupun influencer yang berbicara dan menyatakan dukungan terhadap RUU Cipta Kerja tanpa mengetahui data, tidak lebih layaknya buzzer.
"Saya melihatnya kalau tidak punya data, tidak berbeda dengan buzzer. Tapi kalau dia punya data, bahwa ini akan memberikan dampak yang baik, bukan malah memburukkan tenaga kerja kita, pasar kita, ini berbahaya sekali," kata Mardani.
Diberitakan sebelumnya, artis sekaligus Youtuber, Gritte Agatha menuai kritik dari netizen gara-gara Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja.
Pantauan Suara.com, tak lama setelah ramai diserang protesan netizen, kini video dukungan Gritte Agatha untuk RUU Cipta Kerja di Instagram TV miliknya pun dihapus.
Baca Juga: Mahasiswa Tolak RUU Cipta Kerja, Massa Sempat Ingin Menerobos Kawat Berduri
Sebelumnya, dia menyuarakan dukungannya terhadap pemerintah agar mewujudkan RUU Cipta Kerja.
"Yang lain adu pendapat soal covid-19 kalau aku lebih mikirin dampak ke kita apalagi soal pekerjaan. Jadi sekarang pemerintah sedang membuat solusinya yaitu membuat RUU Cipta Kerja," kata Gritte Agatha di video yang kini ramai di Twitter, dikutip Kamis (13/8/2020).
"Yaitu undang-undang yang bertujuan untuk memudahkan investasi sehingga nantinya akan tercipta lapangan-lapangan kerja yang lebih banyak lagi," sambungnya lagi.
Ia bahkan mengimbau masyarakat untuk berhenti komentar negatif terhadap RUU tersebut.
"Oleh karena itu di video ini aku mengajak kalian untuk bergandengan tangan dengan cara memberi dukungan positif terhadap pemerintah untuk cepat keluar dari pandemi ini dan berhenti ujaran-ujaran negatif untuk Indonesia yang lebih baik. Aku Gritte untuk RUU Cipta Kerja," lanjut Gritte Agatha.
Menanggapi video ini, banyak akun Twitter yang menyatakan kekecewaannya terhadap aksi Gritte Agatha. Banyak juga yang menganggap artis tersebut tak paham bagaimana nasib pekerja harian atau buruh apabila RUU tersebut disahkan.
Berita Terkait
-
Mahasiswa Tolak RUU Cipta Kerja, Massa Sempat Ingin Menerobos Kawat Berduri
-
Ketua DPR Klaim RUU Cipta Kerja Bakal Dibahas Secara Transparan
-
Protes ke Pemda, BEM Se-DIY Kembali Tolak Omnibus Law RUU Cipta Kerja
-
Ramai Artis 'Endorse' RUU Cipta Kerja, DPR: Gak Apa-apa, Itu Demokrasi
-
Azis Syamsuddin Terima Masukan Serikat Pekerja Terkait RUU Cipta Kerja
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- Resmi Gabung Persib, Bojan Hodak Ungkap Jadwal Latihan Kurzawa dan Kedatangan Markx
Pilihan
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
-
IHSG Anjlok Hampir 8 Persen Gegara MSCI, BEI: Kita Melakukan Segala Effort
Terkini
-
Curhat Pimpinan KPK ke DPR: Alat Kurang Canggih Jadi Hambatan Utama OTT
-
Animo Tinggi, PDIP Minta Kemensos 'Gaspol' Bangun Sekolah Rakyat
-
KND Kawal Hak Atlet Disabilitas, Kontingen Indonesia Raih 135 Emas di ASEAN Para Games 2025
-
Ketua DPRD DKI Kawal Janji Pramono Lepas Saham Perusahaan Bir, Kaji Opsi Tukar Guling
-
Jadi Ipar Presiden RI, Soedradjad Djiwandono Ngaku Kudu Hati-hati Komentari Masalah Dalam Negeri
-
Kali Ciliwung Meluap, 11 RT di Jakarta Terendam Banjir
-
'Awal Tahun yang Sempurna', Daftar 4 Kritik Adian Napitupulu Terhadap Pemerintahan Prabowo
-
Setyo Budiyanto Jelaskan Alasan KPK Ubah Aturan Gratifikasi: Nilai Rupiah Harus Disesuaikan
-
Penuhi Kebutuhan Korban Banjir di Pemalang, Kemensos Dirikan Dapur Umum dan Distribusi Bantuan
-
Ucap Syukur Istri Hogi Minaya Usai DPR Minta Kasusnya Dihentikan: Alhamdulillah Kami Dapat Keadilan