Suara.com - Atlet angkat besi asal Rusia bernama Alexander Sedykh mengalami cedera parah kala mengangkat beban seberat 408 kg. Ia mematahkan kedua lututnya saat berlaga di Kejuaraan World Raw Powerlifting Federation (WRPF) 2020 di Rusia.
Menyadur Sporting News pada Sabtu (15/08/2020), kedua lutut atlet papan tak kuat menahan beban hingga benar-benar patah dan butuh waktu lama untuk masa pemulihan.
Sedykh, pemenang kompetisi WRPF 2019ini awalnya mampu berjalan kembali namun tak lama lututnya memperlihatkan gejala yang wajar.
Dia segera dilarikan ke rumah sakit dan menjalani enam jam operasi untuk memperbaiki lutut dan paha depan.
"Hal yang paling utama adalah saya harus berbaring tak bergerak di tempat tidur selama dua bulan," kata Alexander Sedykh."
"Perlu waktu untuk memulihkan diri. Paha depan saya dijahit kembali dan lutut saya disatukan kembali."
Ia juga harus belajar berjalan kembali setelah dua bulan istirahat di tempat tidur. Tentu saja hal ini jadi pertimbangan Sedykh untuk kembali ke dunia angkat besi.
Alexander Sedykh bukan atlet pertama yang cedera parah di dunia angkat besi. Pada 2019, Gaelle Nayo-Ketchanke dari Perancis mematahkan lengannya ketika berkompetisi.
Nayo-Ketchanke berhasil mendapatkan palang di atas kepalanya tetapi saat dia berusaha keras untuk menahannya di udara, lengan kirinya tertekuk di bawah beban yang sangat berat.
Baca Juga: Skandal Korupsi IWF, Angkat Besi Terancam Tak Diikutkan di Olimpiade
Ketchanke dilepas dengan tandu setelah lengan kirinya patah di dua tempat, serta siku terkilir.
Pada 2018 di Commonwealth Games di Gold Coast, Laurel Hubbard asal Selandia Baru mengalami nasib yang sama.
Hubbard terlihat sangat tertekan ketika siku kirinya berusaha merebut rekor Olimpiade seberat 132kg, ketika dia sudah memimpin kompetisi dengan berat badan 120kg.
Terlahir dengan nama Gavin Hubbard, ia mewakili Selandia Baru dalam acara angkat besi pria sebelum beralih jadi wanita di usia 30-an.
Ia sangat berprestasi dan memenangkan dua medali perak dalam kategori + 90 kg putri di kejuaraan dunia tahun lalu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sepatu Jalan Kaki untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantalan Nyaman Bisa Cegah Nyeri Sendi
- 5 Mobil Bekas Blue Bird yang Banyak Dilirik: Service Record Jelas, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- 7 Sepatu Sandal Skechers Diskon hingga 50% di Sports Station, Empuk Banget!
- Evaluasi Target Harga BUMI Usai Investor China Ramai Lego Saham Akhir 2025
- Sheila Marcia Akui Pakai Narkoba Karena Cinta, Nama Roger Danuarta Terseret
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Pasal Penghinaan Pemerintah di KUHP Digugat ke MK, Mahasiswa Nilai Berpotensi Kriminalisasi Kritik
-
KUHP Baru Resmi Berlaku, Ini 5 Fakta Penting Pasal Kumpul Kebo yang Wajib Diketahui
-
UU Darurat Amnesti - Abolisi Digugat ke MK, Dinilai Beri Celah Kekuasaan Berlebih ke Presiden
-
Ancol Donasikan 10 Persen Penjualan Tiket Malam Tahun Baru ke Korban Bencana Sumatra
-
5 RT di Kepulauan Seribu Masih Terendam Banjir Rob Setinggi 20 Cm
-
Dinilai Multitafsir, Pasal Larangan Menghasut Tak Beragama Digugat Mahasiswa ke MK
-
Arus Balik Nataru di Daop 1 Jakarta Masih Padat, Puluhan Ribu Penumpang Tiba di Stasiun Vital
-
Banjir Rob di Jakarta Utara, Pasukan Biru Kerahkan Pompa Mobile di Titik Vital
-
Tiket Kerap Ludes, TIM Umumkan Jadwal Pertunjukan dan Jam Buka Loket Planetarium Terbaru
-
Waspada! Hujan Petir dan Angin Kencang Mengancam Jakarta Siang Ini