Suara.com - Kepolisian Nottinghamshire, Inggris, menyelamatkan seekor penguin yang tersesat di daerah Broxtowe. Hewan ini rupanya kabur dari kandang.
Menyadur BBC, penguin jenis Humboldt ditemukan sedang mondar-mandir di jalanan desa pada Minggu (16/8) dini hari.
Hewan akuatik yang dinyatakan teracam punah ini disebutkan melarikan diri dari kandang pertanian yang Strelley dan kemudian berhasil berjalan sejauh satu mil.
Setelah ditemukan, polisi lantas memungut penguin yang dijuluki Po-Po ini, dan mengembalikan kepada pemiliknya.
"Dia berfoto dengan kami dan sangat ramah dengan petugas kami," ujra polisi setempat, Gareth Philp menambahkan mereka yang memberikan julukan Po-Po kepada spesies asli Amerika Selatan tersebut.
Dalam insiden berbeda terkait hewan-hewan yang kabur dari kandang dan menyambangi pemukiman warga, penduduk Pakistan belum lama ini dihebohkan dengan kedatangan sejumlah singa.
Penduduk Karachi, Pakistan panik setelah lima singa berkeliaran di jalanan kota. Hewan-hewan ini rupanya kabur dari kandang.
Menyadur Gulf News, insiden ini terjadi pada Selasa (11/8) lalu di daerah Gulshan-e-Hadeed, di mana para singa melarikan diri dari sebuah rumah pertanian.
Awalnya, lima kucing besar ini meninggalkan kandangnya yang berada di kawasan perumahan Gulshan-e-Muazzam. Setelahnya, mereka menyerang anjing-anjing yang menjaga daerah tersebut.
Baca Juga: Di Inggris, Ras Asia dan Kulit Hitam Diminta Jadi Relawan Vaksin Covid-19
Kelima singa ini kemudian berkeliaran di jalanan kota sebelum memasuki sebuah gedung yang membuat para penghuninya kalang kabut.
Warga sekitar lantas menghubungi polisi setempat dan otoritas satwa liar. Upaya penyelamatan pun dilakukan.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian singa-singa memasuki perkampungan warga ini.
Konservator margasatwa bagian provinsi Javed Ahmed Mehar mengatakan pihaknya segera melakukan penangkapan setelah mendapatkan laporan.
"Kami megirim para ahli kami ke daerah itu segera setelah menerima laporan singa yang melarikan diri," ujar Mehar.
Mehar menyebut keberadaan singa di rumah pertanian itu ilegal. Pasalnya, tidak ada undang-undang di Pakistan yang mengizinkan orang memelihara hewan liar di kediaman mereka.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Heboh Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG, Istana Turun Tangan Lakukan Audit Internal
-
Terungkap! Ini Catatan yang Membuat Dadan Hindayana Kehilangan Kursi Kepala BGN
-
Dasco Bongkar Alasan Nanik Layak Gantikan Dadan Hindayana di BGN
-
Dadan Hindayana Dicopot, Istana Jamin MBG Tetap Berjalan Normal
-
Dasco Dukung Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN: Dia Teruji di Lapangan
-
Alasan Prabowo Copot Pimpinan BGN: dari SOP hingga Kualitas Makanan
-
Kepala BGN Diganti, Dasco: DPR Apresiasi Pemerintah Dengar Aspirasi Rakyat
-
Profil Wakil Kepala BGN Baru Agustina Arumsari
-
Pemerintah Copot Dadan Hindayana Sebagai Kepala BGN, Anggota Komisi IX DPR: Pergantian Yang Wajar
-
Bukan Cuma Dadan Hindayana, Prabowo Juga Copot Dua Wakil Kepala BGN