Suara.com - Dinas Kesehatan Kota Batam, Kepulauan Riau, melakukan tes usap PCR terhadap 15 warga yang mengambil paksa jenazah yang dinyatakan positif COVID-19.
Tes usap dilakukan di RS khusus COVID-19 di Pulau Galang, kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Didi Kusmarjadi di Batam, Kamis (20/8/2020). Dinas Kesehatan Batam kemudian membawa 15 orang itu Pulau Galang pada Rabu (19/8/2020) malam untuk menjalani karantina.
Kasus itu bermula pada Sabtu (15/8/2020). Pasien bernama R dibawa ke RSBK dengan keluhan sesak. Hasil pemeriksaan menunjukkan dia suspek Covid-19.
Kemudian yang bersangkutan dirawat di ruang isolasi khusus COVID-19 RSBK dan dilakukan pengambilan sampel PCR pada Ahad dan Senin.
Lalu, terjadi penurunan kondisi pada 18 Agustus siang hingga kemudian meninggal dunia pada pukul 17.25 WIB.
"Keluarga dihubungi dan langsung datang ke rumah sakit. Dijelaskan prosedur yang akan dilakukan sesuai protokol dan menyetujui," kata dia.
Namun, pada sekitar pukul 19.00 WIB, tiba-tiba sekelompok orang yang mengaku anggota keluarga menolak prosedur yang akan dilakukan dan meminta jenazah untuk dibawa pulang.
Menurut Gilang jumlah orang yang datang semakin bertambah. Suasana semakin tidak kondusif dan jenazah dibawa pulang sekitar pukul 20.25 WIB dengan menggunakan mobil ambulans yang dibawa sendiri oleh mereka.
PCR rilis pada 19 Agustus 2020 dengan hasil positif. [Antara]
Baca Juga: Seorang Anggota DPRD Positif Covid-19, Jadi Kasus Pertama di Nias Barat
Berita Terkait
-
Darurat Tsunami Digital, KPAI: 5 Juta Anak RI Akses Pornografi, 80 Ribu Terjerat Judi Online!
-
Sehari di Bukit Gundaling: Momen Perpisahan Bersama Teman Sebelum ke Batam
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
Pandemi Senyap 2026: Mengapa Anak Indonesia Kembali Diserang Campak?
-
UMR Tinggi, Tapi Kenapa Hidup Tetap Terasa Berat? Catatan Perantau di Batam
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Kejaksaan RI Buka Lelang, 400 Aset Sitaan Bakal Ditawarkan ke Publik
-
Golkar Usul Ambang Batas Parlemen 4-6 Persen, Bisa Berjenjang Hingga Tingkat Daerah
-
Wacana KTP Hilang Bakal Kena Denda, Dukcapil: Bukan untuk Memberatkan Warga
-
Bertahan di Pasar Santa Jaksel, Toko SobaSoba Tawarkan Pakaian Vintage Penuh Cerita
-
Ekonomi Kayong Utara Melejit 5,89 Persen, Kawasan Industri Pulau Penebang Jadi Motor Utama
-
Formappi Ingatkan DPR Usai Istri Nadiem Makarim Minta Audiensi: Hati-hati
-
Kisah Inspiratif Perempuan Desa Pelapis, Ubah Musim Paceklik Jadi Cuan Lewat UMKM Ikan
-
Sinergi Warga dan PT DIB Harita, Panen Perdana Lele di Desa Pelapis Jadi Simbol Kebangkitan Ekonomi
-
1,4 Juta Lowongan Kerja di Koperasi Desa Merah Putih, Seberapa Realistis?
-
Dulu Kiblat Kawula Muda Jakarta, Pasar Santa Kini Berubah Sunyi