Suara.com - Pelaksana tugas Wali Kota Medan, Akhyar Nasution, dinyatakan sembuh dari virus corona covid-19 setelah menjalani perawatan selama dua pekan di Rumah Sakit Royal Prima Medan.
Akhyar mengatakan kondisi terakhirnya setelah menjalani isolasi dan perawatan di rumah sakit akibat terpapar Corona, semakin membaik.
"Alhamdulillah semakin membaik," kata Akhyar, Kamis (20/8/2020).
Dikatakan Akhyar, selanjutnya dia harus menjalani isolasi mandiri di rumah sebelum kembali beraktivitas seperti sedia kala.
Sementara, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Medan Mardohar Tambunan, membenarkan Akhyar Nasution telah selesai menjalani perawatan dan dinyatakan sembuh.
Namun ia tidak mengetahui secara pasti kapan Akhyar keluar dari Rumah Sakit Royal Prima.
"Iya beliau sudah keluar, istilahnya istirahat lah dirumah. Tapi sejak kapan keluar belum tahu," kata Mardohar saat dikonfirmasi.
Akhyar Nasution dalam sebuah kiriman video yang diterima Suara.com mengungkapkan kondisi kekinian setelah menjalani isolasi di rumah.
Dalam video tersebut Akhyar mengungkapkan setelah menjalani dua kali tes swab, hasilnya dinyatakan sembuh atau negatif.
Baca Juga: Begini Nasib Belasan Penjemput Paksa Jenazah Positif Covid-19 di Batam
"Bapak/Ibu warga Kota Medan, syukur Alhamdulillah saya diberi rezeki oleh Allah SWT, diberi kesehatan setelah kurang lebih dua minggu menjalani perawatan akibat Covid-19, syukur Alhamdulillah setelah dua kali tes Swab hasilnya negatif," ucap Akhyar dalam video tersebut.
Diakatakan Akhyar, saat ini dia harus menjalani perawatan di rumah sebelum kembali menjalankan roda pemerintahan.
Akhyar mengucapkan terimakasih atas doa dan dukungan warga Kota Medan selama ia menjalani perawatan medis di rumah sakit.
"Terimakasih atas dukungan, doa dan support seluruh warga Kota Medan," pungkasnya.
Kontributor : Muhlis
Berita Terkait
-
Begini Nasib Belasan Penjemput Paksa Jenazah Positif Covid-19 di Batam
-
Aktor Heo Dong Won Umumkan Positif COVID-19
-
Seorang Anggota DPRD Positif Covid-19, Jadi Kasus Pertama di Nias Barat
-
Empat Bulan Tutup, Bioskop, Gym, hingga Kolam Renang Jakarta Boleh Dibuka
-
Lutfi Machmud Meninggal karena Covid-19 Saat Maju ke Pilkada Halsel
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
Terkini
-
Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat
-
Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan
-
Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun
-
Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos
-
Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden
-
Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas
-
Sowan ke MUI, KSP Dudung Siap Lapor Aspirasi Ulama ke Presiden Prabowo
-
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus DJKA ke Eks Menhub Budi Karya Sumadi
-
Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!
-
PRT Bakal Disertifikasi, Wamen PPPA Veronica Tan Siapkan Skema Pelatihan agar Hak Pekerja Terpenuhi