Suara.com - Seorang remaja di Spanyol tega membunuh ibunya yang bernama Ana dan tinggal selama 4 bulan dengan mayat tersebut seolah hal mengerikan tak pernah terjadi selama ini.
Menyadur The Sun pada Sabtu (22/08/2020) remaja bernama Teri, asal l'Alcudia de Crespins, Spanyol Selatan ini menaruh mayat ibunya dalam sebuah bak, di kamar mandi.
Polisi menduga Ana tewas ditikam oleh putrinya sendiri pada bulan April, ketika Spanyol memberlakukan lockdown untuk menekan penyebaran virus corona.
Pada bulan perkiraan tersebut, Teri diketahui tinggal bersama ibunya di apartemen tempat mayat Ana ditemukan dan tetangga sering mendengar suara pertengkaran dari arah kamar mereka.
Hingga suatu hari, sebuah laporan masuk tentang bau busuk tak tertahankan di apartemen empat lantai tersebut. Warga sekitar mencium aroma tak sedap namun tak memprediksi asal bau ini.
Penghuni apartemen mereka bahkan kaget begitu mengetahui aroma busuk iu berasal dari jenazah tetangga mereka yang disembunyikan selama 4 bulan.
Teri dan pacarnya ditangkap atas dan akan didakwa atas kematian ibunya yang selama ini bekerja sebagai pembersih dan pengasuh.
Teri yang berusia 19 tahun mengakui perbuatannya dan mengatakan menikam ibunya secara brutal.
Mayat ibunya lantas dimasukkan ke dalam kamar mandi dan Teri melanjutkan semua rutinitas selama masa lockdown meski aroma menyengat dari tubuh ibunya yang membusuk terasa menusuk hidung.
Baca Juga: Anak Bunuh Ibu Kandung karena Cemburu, Rekam saat Eksekusi
Petugas yang menjemput mayat Ana tak bisa memastikan tanggal kematiannya tapi media setempat menulis Ana meninggal sekitar bulan April.
Ana adalah warga negara Bulgaria dan tinggal di daerah tersebut selama 20 tahun. Tetangga memberi tahu El Espanol tentang keterkejutan mereka setelah mayat itu ditemukan.
Mereka bertanya pada Teri di mana ibunya dan remaja itu memberi tahu bahwa ibunya sedang tak ada namun akan kembali dalam beberapa waktu.
"Pada akhirnya, putrinya yang sibuk membersihkan tangga. Seorang tetangga bertanya tentang ibunya dan dia mengatakan kepadanya bahwa dia akan kembali dalam beberapa hari."
"Blok itu berbau tidak enak. Sepertinya ibunya ditahan di bak mandi dan mereka berusaha menyingkirkannya." Tetangga lain berkata "Bau di tangga tak tertahankan."
Sementara itu, ratusan warga Spanyol menggelar unjuk rasa di kota Madrid, memprotes aturan wajib pakai masker dan pembatasan lain yang diberlakukan oleh pemerintah Spanyol guna menekan sebaran virus corona.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Gus Ipul Ingatkan Pegawai Kemensos: Korupsi Besar Berawal dari 'Ah, Ini Biasa'
-
Senin Pagi di Jakarta Timur: Macet Parah Usai Libur Panjang, Kendaraan Cuma Melaju 10 Km/Jam
-
Sadis! Cuma Nunggak Rp3,3 Juta, Pemuda di Cakung Disekap dan Disiksa di Showroom Motor
-
Drone Hantam Pembangkit Nuklir UEA, Trump Ancam Iran: Waktu Kalian Hampir Habis
-
Kronologis Dua Pesawat Tempur Amerika Serikat Tabrakan di Udara
-
Dijerat Pasal Berlapis, Feri Penyekap dan Pemerkosa Mahasiswi di Makassar Terancam 12 Tahun Penjara!
-
Gagal Edar di Jakarta! Polda Metro Sikat 32 Kg Sabu 'Kiriman' Malaysia di Apartemen Sayana Bekasi
-
Jambret WNA Coreng Jakarta Kota Teraman ke-2 ASEAN, Gubernur Pramono: Hukum Seberat-beratnya!
-
Resmikan Kelenteng Tian Fu Gong di PIK, Pramono Anung Singgung Dewa Jodoh hingga Edukasi Budaya
-
Kecelakaan Jet Tempur AS, Dua E/A-18G Growler Tabrakan di Gunfighters Air Show