- KPK mengucapkan selamat dan apresiasi kepada Suara.com atas HUT ke-12 pada Rabu, 11 Maret 2026.
- Ketua KPK Setyo Budiyanto menekankan peran media penting sebagai pilar pemberantasan korupsi.
- KPK mendoakan Suara.com konsisten menyebarkan berita objektif dan menjaga independensi media.
Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan apresiasi dan ucapan selamat atas perayaan ulang tahun ke-12 portal berita Suara.com yang jatuh pada Rabu, 11 Maret 2026.
Dalam sebuah pesan video, pemimpin KPK menyampaikan harapan besar agar media terus menjadi pilar penting dalam upaya pemberantasan korupsi di Indonesia.
Ketua KPK Setyo Budiyanto mewakili KPK menekankan bahwa upaya membersihkan negara dari praktik korupsi bukanlah tugas tunggal lembaga penegak hukum semata. Dibutuhkan sinergi yang kuat dengan berbagai elemen masyarakat, terutama media massa yang memiliki integritas dalam menjalankan fungsi kontrol sosialnya.
"Semoga momentum ulang tahun ini menjadi pengingat penting bahwa pemberantasan korupsi tidak hanya menjadi tugas lembaga penegak hukum, tetapi juga memerlukan kontribusi besar dari media yang berintegritas," ungkap Setyo Budiyanto, dikutip Rabu (11/3/2026).
KPK juga mendoakan agar di usianya yang ke-12, Suara.com dapat terus konsisten dalam menyebarkan pemberitaan yang objektif dan menjaga independensinya dalam menyuarakan kebenaran.
Keberadaan media yang sehat, beretika, dan berintegritas dinilai sangat strategis untuk membangun ekosistem informasi yang mendukung upaya transparansi dan akuntabilitas negara.
"Semoga Suara.com terus menyebarkan pemberitaan yang objektif, tetap independen dalam menyuarakan kebenaran, serta konsisten menjadi mitra strategis dalam membangun ekosistem media yang sehat, beretika, dan berintegritas," tambahnya.
Pesan tersebut ditutup dengan seruan "Salam Antikorupsi," sebagai bentuk komitmen bersama untuk terus melawan korupsi demi kemajuan bangsa.
Perayaan HUT ke-12 Suara.com ini diharapkan menjadi titik tolak bagi media tersebut untuk semakin kuat dalam memberikan informasi yang mencerdaskan publik.
Baca Juga: Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
Reporter: Dinda
Berita Terkait
-
Praperadilan Ditolak, Yaqut Cholil Qoumas Tetap Jadi Tersangka Kasus Kuota Haji
-
Terjaring OTT, Bupati Rejang Lebong Resmi Ditahan KPK
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Cerita KPK Kejar-kejaran dengan Kadis PUPRPKP Rejang Lebong yang Gendong Tas Isi Ratusan Juta
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
- Pelatih asal Spanyol Sebut Persib Bandung Kandidat Juara, Kedalaman Skuad Tak Tertandingi
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
Ketua DPRD DKI: RDF Triliunan Rupiah Harus Jadi Solusi Permanen Sampah Jakarta
-
Antisipasi Penumpukan Pemudik, Pemerintah Lakukan Antisipasi Lalin Hingga Terapkan WFA
-
Target Zero Potholes, Ribuan Lubang di Jalur Pantura Dibenahi Sebelum Arus Mudik Lebaran
-
Muak dengan Pernyataan Nir-Empati, Piers Morgan Bentak Tokoh Radikal Israel
-
Dasco Pastikan DPR Bakal Resmikan RUU PPRT dan Hak Cipta Jadi Usul Inisiatif di Paripurna Besok
-
Total 291 Km, Ini Daftar 10 Tol Fungsional Mudik Lebaran 2026
-
Terungkap! Proses Rahasia Pemilihan Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Baru Iran
-
Klarifikasi Iran soal Kondisi Mojtaba Khamenei, Dikabarkan Dibom Israel
-
TNI Masuk Fase Siaga 1, Masyarakat Khawatir Adanya Potensi Represi
-
Waspada Campak Jelang Lebaran: Mengapa Kasus Bisa Naik Saat Libur dan Seberapa Penting Vaksin MR?